Memperingati ke 60, FEP UNPAD Luncurkan Program Buku Digital di Google Play

- Redaksi

Selasa, 30 Mei 2017 - 20:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Barat meluncurkan program buku digital di Google Play.

Wakil Dekan II FEB Unpad Yudi Azis mengatakan peluncuran program buku digital ini sebagai bagian dari peringatan 60 tahun FEB Unpad.

“Buku digital tersebut merupakan kumpulan buku yang ditulis oleh sejumlah dosen FEB Unpad dan staf di lingkungan Bank Indonesia,” katanya, Senin (29/5).

Mengusung tema “Dies Natalis Preserving Tradition, Creating Legacy, And Writing History”, program digitalisasi buku ini merupakan kelanjutan dari upaya pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi yang sudah diluncurkan pada Jumat (19/5) lalu.

Buku digital tersebut kemudian disimpan di aplikasi Google Play Books dan dapat diunduh masyarakat. Yudi mengatakan, koleksi buku yang sudah ada di Google ini merupakan pemicu bagi para dosen lainnya untuk menulis buku.

“Nantinya diharapkan banyak pengembangan untuk akselerasi database di Google,” kata Yudi.

Pemilihan upaya digitalisasi buku ini didasarkan pada semakin meningkatnya peran teknologi informasi di masyarakat. Namun, perkembangan teknologi informasi ini rupanya belum mampu meningkatkan aktivitas literasi masyarakat Indonesia.

Mengutip data survei Central Connecticut State University, Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara terkait minat baca masyarakatnya. Data UNESCO pun menyebutkan, minat baca masyarakat Indonesia hanya berkisar diangka 0,001 persen atau hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang memiliki minat baca.

Kepala Grup Perwakilan Wilayah BI Jabar Ismet Inono mengatakan, teknologi internet menjadi salah satu faktor rendahnya minat baca masyarakat Indonesia selain faktor kurangnya infrastruktur dalam mendukung literasi dan kebiasaan tutur masyarakat Indonesia.

Agar tidak menjadi penghambat, maka internet Indonesia harus diupayakan untuk mendukung perluasan literasi di masyarakat.

Untuk itu, BI mencoba membuka akses koleksi buku-buku di perpustakaannya dengan format buku digital, Ismet mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai upaya meningkatkan minat baca di Indonesia.

“Kita coba gabungkan kerja sama dengan FEB Unpad untuk membuka koleksi kita. Sekarang kita buka akses buku kita secara online,” ujar Ismet. (Juf/RJN)

Baca Juga :  Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Mengapresiasi Kekonsistenan KPwBI Cirebon
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Siswa Cuma 46 Orang, Sekolah Ini Tetap Dapat Bantuan CSR PT LX Pantos
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:26 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Selasa, 1 September 2026 - 09:33 WIB

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB