Kampus Pelita Bangsa Cikarang Mampu Menampung Mahasiswa Hingga 20.000 Orang

- Redaksi

Minggu, 16 Juli 2017 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Memasuki tahun ajaran baru, sekolah maupun kampus diserbu oleh para calon siswa dan mahasiswa demi bisa mengais pendidikan di tempat yang diinginkan. Salah satunya adalah kampus Pelita Bangsa yang terletak di Jalan Inspeksi Kali Malang-Tegal Danas, Cikarang, Cibatu, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

Pendaftarannya sendiri dibagi tiga gelombang, dan gelombang pertama sudah berakhir hari ini, Minggu (16/7). Selain itu, mendaftar pun bisa dilakukan secara online maupun offline.

“Pendaftaran mahasiswa baru gelombang pertamanya dari pendaftar online sudah mencapai 1150 calon mahasiswa,” ungkap Ketua Panitia Mahasiswa Baru Pelita Bangsa, Ahmad Aguswin kepada RakyatJabarNews.com, Minggu (16/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun biaya pendaftarannya cukup 2,5 juta rupiah. Uang tersebut untuk almamater, fasilitas, dan lain-lain. Menurutnya, sudah hampir 900 mahasiswa yang sudah melunasi pembayaran tersebut.

“Alhamdulillah pada hari ini di lantai 6 terlihat penuh, sangat antusias karena Pelita Bangsa sudah banyak dikenal di kalangan sekolah dan industri. Dan dari hasil testimoni, dari yayasan di atas, hampir 70% calon mahasiswa sudah bekerja. Mereka sangat antusias masuk ke Pelita Bangsa,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati Sumpah Pemuda, STBA Dinamika Bekasi Adakan Upacara

Murahnya biaya pendaftaran tersebut Karena insfrastruktur yang ada di kampus Pelita Bangsa sudah lengkap, aula sudah besar, fasilitas sudah dilengkapi. Selain itu, banyak bantuan-bantuan dari Dinas plus properties, yang banyak menyumbangkan hibah, baik itu berupa peralatan maupun ruangan. “Jadi, tidak ada alasan lagi bagi kampus kita ahli fisiknya saja. Tapi isinya sudah ditata dengan baik. Terbukti dengan adanya laboratorium-laboratorium untuk manajemen, informatika, lingkungan, arsitek, itu sudah lengkap,” tegasnya.

Dibandingkan tahun lalu, gelombang pertama ada kenaikan kurang lebih 15%. “Memang target kita, harapannya sampai tahap 3 itu 5000 mahasiswa. Dan sepertinya untuk nanti gelombang kedua akan lebih banyak, dilihat dari jumlah pendaftar yang masuk, makin ke sini makin banyak. Jadi, kisaran 50 – 100 siswa sudah banyak ambil formulir pendaftaran, baik dari daftar online atau langsung meminta,” tandas Aguswin.

Baca Juga :  Komisi IV Kritisi Soal Carut-marut Pendidikan

Meskipun banyak yang mendaftar, Pelita Bangsa tidak membatasi kuota jumlah mahasiswa. Hal ini dikarenakan gedung kampus 6 lantai ini, dengan jumlah luas 4000 meter persegi, itu sangat memungkinkan jumlah mahasiswa yang masuk bisa sampai 20 ribu. “Jadi, kalau ukurannya 5000, ini masih banyak sekali ruang-ruang yang kosong,” jelasnya.

“Yang paling banyak diminati, pengalaman pendapat pendaftar kemarin, persentase 55% masih manajemen, 35% informatika dan sisanya ada teknik akuntansi, teknik arsitektur, lingkungan dan ekonomi syariah. Dari teknik sendiri, jumlah yang masuk sudah ada 450 calon pendaftar. Berarti ada peningkatan. Makanya kita berharap di gelombang kedua itu peningkatan signifikan. Itu harapannya,” tuturnya.

“Visi dan misi pelita bangsa ke depannya, bahwa Pelita Bangsa ingin menghasilkan sarjana-sarjana entrepreneur. Jadi, dari yayasan selalu mengarahkan bagaimana caranya mahasiswa sebelum lulus itu sudah bisa mencari uang, bisa berusaha, baik marketing atau usaha-usaha yang lain. Dan ini terbukti dari berbagai program seminar, ini hampir 70% itu larinya ke wirausaha dan entrepreneur. Jadi kita ingin mencetak sarjan-sarjana yang orientasinya punya usaha. Jadi tidak harus jadi pekerja saja. Itu harapan kita besar.”

Baca Juga :  Penjualan Mobil Tidak Sebanding dengan Jalan

“Perusahaan-perusahaan sebenarnya waktu kemarin baru Meikarta. Mereka ingin bekerja sama untuk perekrutan karyawan tetap, untuk staf. Hanya saja saya dengan tim khusus nanti, MOU-nya harus dibuat. Artinya, banyak perusahaan yang sudah percaya, bahwa lulusan Pelita Bangsa harapannya mengisi kekosongan-kekosongan di perusahaan. Banyak sekali perusahaan yang rutin setiap bulan minta mahasiswa Pelita Bangsa, terutama yang statusnya fresh graduated, untuk kelas-kelas pekerja. Itu salah satunya PT Lippo. Itu setiap bulan mereka minta. Misal, mereka minta 10, kita pasnya 50,” tutupnya. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Disangka! Perpustakaan SDN Wanasari 01 Cibitung Berubah Total, Dorong Literasi Siswa
Halal Bihalal Anti Biasa, Ada All You Can Eat Murah di Cikarang
FOX Lite Cikarang Ikut Earth Hour 2026 dengan Aksi Switch Off
Lonjakan Sampah Lebaran
Wali Kota Bekasi Dukung Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Berbagi Berkah Ramadhan, Yayasan Al-Husna Santuni 150 Anak Yatim dan Dhuafa di Cikarang
Momentum Ramadan, Civitas Akademika IAIN Nusantara Bekasi Pererat Silaturahmi Lewat Bukber
Pemkab Bekasi Terbuka terhadap Kritik, Diskominfosantik Ingatkan Pentingnya Konfirmasi Berita
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WIB

Tak Disangka! Perpustakaan SDN Wanasari 01 Cibitung Berubah Total, Dorong Literasi Siswa

Rabu, 8 April 2026 - 13:44 WIB

Halal Bihalal Anti Biasa, Ada All You Can Eat Murah di Cikarang

Senin, 30 Maret 2026 - 17:45 WIB

FOX Lite Cikarang Ikut Earth Hour 2026 dengan Aksi Switch Off

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:47 WIB

Lonjakan Sampah Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 - 14:01 WIB

Wali Kota Bekasi Dukung Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !