RJN, Cirebon – Berdonor darah bagi sebagian masyarakat dianggap sebagai kepedulian sosial demi membantu saudara saudara kita yang dalam kondisi kritis membutuhkan transfusi darah akibat kecelakaan, tindakan Oprasi.
Gerakan donor darah rutin kini sudah mulai menjadi program sosial yang secara reguler dilaksanakan di berbagai Instansi Pemerintahan ataupun Lembaga Publik lainnya.
Menurut salah seorang Dokter PMI Kabupaten Cirebon, Dr. Iid Mujtahid mengungkap jika kebutuhan darah di Kabupaten Cirebon dikisaran angka 2.000 sampai 4.000 labu (Red. kantong darah) setiap bulannya yang berhasil dipenuhi oleh PMI Kabupaten Cirebon.
“Untuk kebutuhan darah di Kabupaten Cirebon tidak kurang dari 2000 hingga 4000 kantong darah dan alhamdulillah hingga hari ini PMI berhasil memenuhi permintaan dari Rumah Sakit Negeri yang ada di Cirebon.” Ungkapnya pada rakyatjabarnews.com saat ditemui pada acara Donor Darah di Mapolsek Lemahabang. Kamis 18/10/2018
Dokter Iid berharap ada partisipasi lebih dari masyarakat untuk mendonorkan darah ke PMI Kabupaten Cirebon karena banyak manfaat yang di dapatkan oleh pendonor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap ada partisipasi lebih untuk mendonorkan darah karena banyak manfaat yang didapatkan oleh pendonor seprti recovery darah bagi pendonor rutin dan badan akan terasa lebih segar, “imbuhnya.
Sedangkan menurut Ketua Panitia Donor Darah dari KNPI Lemahabang, Zaenal Maarif atau biasa disapa Kang Ayif mengatakan tujuan dari donor darah yang dlakukan oleh KNPI Kecamatan Lemahabang sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
“Ini bentuk kepedulian kami pada sesama yang membutuhkan darah dari PMI.” Ayif menambahkan KNPI Kecamatan Lemahabang akan secara rutin mendonorkan darah pada PMI Kabupaten Cirebon.
“Kami sudah memulai donor darah dari tahun sebelumnya dan kami akan merutinkan donor darah, karena ada 9 OKP yang tergabung dalam KNPI sehingga sangat memungkinkan untuk dilakukan secara rutin per 3 bulan, “tandasnya. (ymd)









