Masih Ada Satu Desa di Astana Japura yang Masih Buang Air Besar Sembarangan

- Redaksi

Sabtu, 7 April 2018 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Open Defecation Free (ODF) masih menjadi PR besar dari semua unsur baik institusi Pemerintahan maupun masyarakat di Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon, di mana kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Namun nyatanya, masih ada satu desa yang masih masuk kategori belum terbebas dari ODF, yaitu Desa Mertapada Wetan.

Masyarakat di desa ini sebagian dalam aktivitas buang air besar yang tidak memenuhi syarat, sehingga sangat berdampak atau berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.
Sehingga untuk memutuskan rantai penularan penyakit dari dampak kebiasaan masyarakat, membuang air besar di sembarang tempat ini harus melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa setempat, yang didukung oleh kemauan para tokoh masyarakatnya.

Baca Juga :  Dapatkah Lakukan Diet Saat Puasa Ramadan? Begini Kata Ahli Gizi

Menurut Kepala Puskesmas Astana Japura dr. Zainal, seusai program dari pemerintah khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon untuk menuju masyarakat tidak buang air besar sembarangan atau dalam bahasa ilmiah “Open Defecation Free” (ODF), merupakan tanggung jawab bersama.

“Permasalahan buang air besar sembarangan ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya saat sedang memberikan arahan Kepada tiga Sarjana Kedokteran dari FK Swadaya Gunung Jati Cirebon, Sabtu (7/4).

Masih menurut Dokter Zainal, kini Puskesmas yang dipimpinnya mendapatkan tenaga baru, yaitu 3 Sarjana Kedokteran dari Universitas Swadaya Gunung Jati. Mereka ditugaskan untuk membantu Puskesmas mencapai ODF, khususnya di Desa Mertapada Wetan. Dan itu menjadi tugas khusus, agar dalam jangka waktu 3 bulan ke depan, masyarakat desa setempat sudah sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh kebiasaan buruk buang air besar di sembarang tempat.

Baca Juga :  Forkopimda Kota Bekasi Kompak Hadiri Rakornas Sinergi Untuk Indonesia Maju

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa setempat dalam melakukan program ODF. Karena untuk mensukseskan program Pemerintah ini, diperlukan sarana infrastruktur seperti pembuatan septik tank bagi Keluarga atau komunitas yang belum memiliki WC di rumahnya,” jelasnya.

Pihaknya pun bertugas memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat, sedangkan pemerintah desa melalui Anggaran Dana Desa bisa memberikan sarana dan prasana penunjang seusai kebutuhan masyarakat setempat, agar Desa Mertapada Wetan dan Kecamatan Astana Japura terbebas dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat.

Tercapai atau belum ODF di Desa Mertapada Wetan, akan ada mekanisme monitoring umum yang dibuat masyarakat untuk mencapai 100% KK mempunyai jamban sehat. Karena satu komunitas/masyarakat dikatakan telah ODF jika semua masyarakat telah BAB hanya di jamban dan membuang tinja/kotoran bayi hanya ke jamban. Tidak terlihat tinja manusia di lingkungan sekitar. Tidak ada bau tidak sedap akibat pembuangan tinja/kotoran manusia. Ada peningkatan kualitas jamban yang ada supaya semua menuju jamban sehat.

Baca Juga :  RS Mekar Sari Bekasi Menggaungkan Basic Life Support Training for Journalist

“Selain itu harus ada penerapan sanksi, peraturan atau upaya lain oleh masyarakat untuk mencegah kejadian BAB di sembarang tempat. Di sekolah yang terdapat di komunitas tersebut, telah tersedia sarana jamban dan tempat cuci tangan (dengan sabun) yang dapat digunakan murid-murid pada jam sekolah,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 16:53 WIB

Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru