Mantan Kadishub di Desak Untuk Minta Maaf Kepada Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 1 Agustus 2018 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Documentasi Kantor Pemerintahan Dishub Cikarang, Kabuapten Bekasi.

i

Foto Documentasi Kantor Pemerintahan Dishub Cikarang, Kabuapten Bekasi.

RakyatJabarNews.com, Cikarang,Bekasi– Aktifis muda yang mengatasnamakan Forum Pengguna Jalan (FPJ), Imam Saripudin, minta agar mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bekasi yang sebelumnya dijabat oleh Suhup, untuk meminta maaf kepada masyarakat luas. Menyusul meningkatnya titik kemacetan yang mencapai 23 titik hasil observasi pihaknya.

Alasan FPJ mendesak agar Suhup meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, terkait soal kegagalannya dalam menata lalu lintas selama dirinya menjabat sebagai Kadishub Kabupaten Bekasi.

“Selama Suhup menjabat sebagai Kadishub, penataan soal lalulintas bukan lagi membaik, melainkan semakin bertambah parah dan tidak ada penanganan yang terlihat signifikan sama sekali. Contoh konkritnya seperti titik kemacetan yang semakin bertambah dan tidak ada perencanaan yang matang dalam membangun Halte dan JPO.” kata Imam Saripudin kepada awak media.

Mantan Ketua BEM FISIP UNSIKA ini menilai kinerja Dishub Kabupaten Bekasi sangatlah kontras jika dibandingkan dengan kinerja Dishub Kota Bekasi. Karena berdasarkan pantauan pihak Forum Pengguna Jalan Petugas Dishub Kota Bekasi terlihat intens mengatur jalan dibeberapa persimpangan jalan.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Bekasi Sidak Pengujian Dishub, Menekankan Tidak adanya Pungli

” Petugas lalin Kota Bekasi terlihat stand by mengatur jalan, sedangkan petugas lalin Kabupaten Bekasi tidak terlihat sedikit pun. Kecuali hari-hari tertentu. Perbedaan komitmennya sangatlah mencolok, maka sangat wajar Bupati Bekasi mengganti Suhup,”ucapnya.

Pemuda asal kampung pilar ini juga menyayangkan soal jumlah personil Dishub Kabupaten Bekasi yang hanya memiliki 78 orang personil pengatur lalu lintas. Padahal, tiap tahunnya DPRD Kabupaten Bekasi mengusulkan dan menggelontorkan anggaran untuk operasional Dishub tak kurang dari 20 Milliar untuk mengurusi urusan perhubungan.

Baca Juga :  Lakukan Arogansi dan Pengancaman, Kuwu Faturohman Akan Dilaporkan Sekdes pada Bupati dan Polisi

“Ada perencanaan yang lemah, masa dishub hanya memiliki 78 petugas lalin atau kurang dari 100, tidak sinkron dengan kondisi Bekasi saat ini,”pungkasnya.

Selain itu, Dirinya mendesak mantan KADISHUB ini agar meminta maaf kepada masyarakat kabupaten Bekasi atas kelalaiannya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai Kepala Dinas Perhubungan dalam hal Perencanaan, Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban.

“Dia (Kadishub) harus minta maaf kepada masyarakat, karena dampak kemacetan sangat merugikan masyarakat dalam hal apapun, seperti suspensi BBM, Waktu, Tenaga bahkan Psikologis,”tegasnya.(zae/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Halal Bihalal Anti Biasa, Ada All You Can Eat Murah di Cikarang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !