Mantan Dandim Meninggal Dunia Akibat Kelelahan Usai Jadi KPPS

- Redaksi

Minggu, 21 April 2019 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Kematian mantan dandim 0620 Cirebon, Letkol Inf (Purn) Ngadiono Supa’at menambah deretan panjang, kematian petugas penyelenggara pemilu 2019. Mantan dandim 0620 Cirebon ini rela mengabdikan diri untuk menjadi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 13 Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Meski sudah purnawirawan, ia tetap bersedia menjadi anggota KPPS di tempat tinggalnya tersebut, demi sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara.

Baca Juga :  8 Identitas Petugas KPPS yang Meninggal Dunia di Bekasi

Dandim 0620, Letkol Arh Adhi Kurniawan mengatakan, apa yang dilakukan oleh Letkol Inf (Purn) Ngadiono Supa’at merupakan pengabdian tanpa batas. “Ini yang harus dicontoh, demi bangsa dan negara, beliau tetap mau bekerja,” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana duka menyelimuti keluarga Kodim 0620 Kabupaten Cirebon dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) setelah Mantan Dandim 0620, Alm Letkol Inf (Purn) Ngadiono Supa’at meninggal dunia ketika sedang menjalankan tugas menjadi anggota PPS. Ngadiono pernah menjabat Dandim 0620 pada tahun 2007 hingga 2008 lalu. Saat menjabat, beliau juga cukup disegani oleh prajurit TNI di lingkungan Kodim 0620 Cirebon

Baca Juga :  Belasan Pelajar Diamankan Polisi

Diduga akibat kelelahan Ngadiono yang bertugas di TPS 13 Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon sakit kemudian meninggal dunia, Sabtu (20/4). Ngadiono dikenal sangat ramah dan aktif di desanya sehingga ikut juga pada kegiatan Pemilu 2019 ini. Mantan Dandim ini dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cakrabuana Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (20/4) sekitar pukul 14.20 WIB.

Baca Juga :  Wali Kota Tinjau Lahan Kosong Terkait Pembangunan dari Yayasan Dharmais

Ketua KPPS 13 Desa Kecomberan, Basar menjelaskan, almarhum saat bertugas sebagai anggota KPPS, bekerja tanpa pamrih. ” Bahkan beliau, rela mempersiapkan kebutuhan logistik baik meja dan kursi untuk kebutuhaan di TPS. Beliau tidak pernah mengeluh dan bekerja sepenuh hati,” ujarnya. (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !