Lukmanul Hakim : Tingkatkan Pelayanan dengan Kartu Sehat Kota Bekasi

- Redaksi

Kamis, 13 Juli 2017 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Kecamatan Bekasi Utara terus melayani masyarakat dengan berbagai pelayan publik seperti Program dari pemerintahan Kota Bekasi, yaitu Kartu Sehat Kota Bekasi yang sudah berjalan dengan baik. Selain itu, Kantor Kecamatan Bekasi Utara juga siap menjalani dari program yang di tetapkan oleha Pemkot Bekasi.

Lukmanul Hakim, Camat Kecamatan Bekasi Utara memperjelas, “Untuk saat ini ada kurang lebih 9000-an dari 6 kelurahan. Perkepala perwali yang selama ini, kalau jumlah penduduk Bekasi Utara 325 ribu kurang lebih. Kalau KK 120 ribu. Yang paling padat Kelurahan Kaliabang, Kelurahan Harja, sama Kelurahan Telukujung,“ ungkapnya, Kamis (13/07/2017)

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1444 H, Jasa Marga Operasikan Fungsional Akses Masuk Cimanggis Arah Bogor

Lanjutnya, Kartu Sehat Kota Bekasi sangat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan karena sudah ada 9 orang warga Bekasi Utara, yang artinya sudah dibantu pakai Kartu Sehat. “Alhamdulillah itu semua udah pulih. Ada operasi kanker, dan lain-lain. Itu buktinya rumah sakit sudah MOU. Ada 39 rumah sakit juga luar Jakarta yang sudah bekerja sama,“ jelasnya.

“Selama ini BPJS, saya kan belum, ya, untuk warga sih pasti koordinasi lah. selama bayarnya lancar, ya udah. Tapi kalo bayarnya dobel ya gak bisa. Harus dilunasin. Namanya warga kalo sakit butuh obat. Selama ini BPJS baru kemaren sosialisasi. Dengan adanya ini pun terbantu. Begitu dia sakit butuh bantuan. Kalo expired itu mungkin ada kebijakan lain. Kan, kalo orang sakit kan gak tau batasnya kapan. Rumah sakit ini kan bagi orang yang tidak mampu, mudah-mudah itu bisa maksimal dan berfungsi segala macam. Proyek baru diresmikan. 8 lantai untuk orang tidak mampu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wawali Bobihoe Ajak Masyarakat Pondok Melati Doakan Dan Membantu Korban Banjir

“Prosedur bikin kartunya cukup KTP dan kartu keluarga, daftarin ke RT RW kelurahan, terus dilaporin ke dinas sosial. Kartu KS sama kayak kartu asuransi. Kalau kartu asuransi itu masing-masing, suami istri anak-anak. Kalo Kartu Sehat Kota Bekasi semuanya jadi satu,” jelasnya.

Baca Juga :  Banjir di Serang Baru, BPBD Kabupaten Bekasi Terjunkan Personel Bantu Warga Terdampak Banjir

9 Orang itu  Pekerjaannya Ada Buruh, Pedagang, Kader, dan lain-lain. Pokoknya dijamin pemerintah.

Lanjut dia, Minimal biaya dijamin pemerintah. Angkanya hanya dinas sosial yang tahu. Harapannya kalo bisa berlanjut Kartu Sehat Kota Bekasi ini. Artinya bukan Kartu Sehat saja, pendidikanlah, seperti dibangun sekolah yang tiap kelurahan ada. Setiap kelurahan punya kan mungkin orang tidak terlalu sulit. Sekarang kan zonasi terlalu kasihan juga.

“Biaya kurang, mau ke swasta takut tidak mampu karena biaya mahal. Pemerintah sudah menganjurkan kepada swasta-swasta untuk dibiayai pemerintah,“ tandasnya. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52 WIB

Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait

Berita Terbaru

Pertemuan penuh keakraban antara Hotman Paris Hutapea, perwakilan PWI Pusat, dan tokoh pers nasional dalam suasana makan siang di Jakarta. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri polemik demi menjaga persatuan Indonesia serta memperkuat soliditas insan pers.

Jakarta

PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:31 WIB

Kerjasama Hubungi Kami