Lahan dan Hutan Ciremai Kembali Terbakar, Titik Api Dekati Wilayah Kuningan

- Redaksi

Jumat, 25 Oktober 2019 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali terjadi. Titik api berawal dari Blok Situmpuk Desa Bantaragung Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka, yang telah terjadi sejak tiga hari ini.

Api kini mulai merembet dan masuk ke wilayah Kabupaten Kuningan, tepatnya di Blok Gunung Dulang tak jauh dari Bukit Seribu Bintang Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan. Tim gabungan dari unsur BPBD, Polhut TNGC, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan para relawan diterjunkan untuk mengatasi kebakaran agar tidak semakin meluas.

Baca Juga :  Kelompok Ormas di Bekasi Berulah

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin dalam keterangan persnya, Kamis (24/10/2019), menuturkan, hingga sore ini titik api masih terlihat di sekitar Blok Gunung Dulang. Api berawal dari Blok Situmpuk Desa Bantaragung Kecamatan Sidawangi Kabupaten Majalengka, lalu merembet ke wilayah Kuningan tepatnya di Blok Batu Karang mengarah ke Blok Gunung Dulang.

“Ada sebanyak 47 orang dari BPBD Kuningan, relawan, dan pengelola Bukit Seribu Bintang berupaya melakukan pemadaman di Blok Batu Karang yang mengarah ke Blok Gunung Dulang. Sampai sore ini titik api masih terlihat di Blok Gunung Dulang,” sebutnya.

Dia mengaku, tim Damkarhutla dari berbagai komponen sejak hari pertama kejadian kebakaran bersiaga di daerah perbatasan untuk menghadang api supaya tidak meluas. Bahkan ada 10 orang berada di pos pantau Bukit Seribu Bintang terdiri dari BPBD, relawan, dan pengelola Bukit Seribu Bintang.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil dan Motor di Bekasi, Satu Orang Meninggal Dunia

“Tim kita berupaya membuat sekat bakar dan memadamkan api secara manual cukup. Ini dilakukan agar api tidak terus meluas,” imbuhnya.

Menurutnya, kondisi lahan yang banyak ditumbuhi ilalang dan semak kering menjadi kendala tim dalam memadamkan api. Sementara luas kebakaran lahan di Blok Batu Karang itu sekitar 100 hektar pada ketinggian 1.400 Mdpl.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terbaru