Kronologi Lakalantas Beruntun Sembilan Kendaraan di Kuningan

- Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2019 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sembilan kendaraan kini masih dalam penyelidikan petugas Sat Lantas Polres Kuningan. Semua kendaraan yang terlibat baik bus, mobil, hingga motor kini telah diamankan pihak kepolisian.

“Kejadian lakalantas yang semalam itu melibatkan PO Bus Luragung Jaya jurusan Kuningan-Jakarta dan Jakarta-Kuningan, ketika kembali dari Jakarta tepatnya dari arah Cirendang menuju Terminal Ancaran itu memang kondisi jalan menurun,” ungkap Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Sofyan Efendi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemudian bus hilang kendali menabrak kendaraan jenis sedan bagian belakang sebelah kanan, sedan itu berputar dan bagian belakang menabrak gerobak lalu sedan itu mendorong dua motor yang tepat didepannya kemudian terhenti setelah sedan tertahan pohon yang berada di bahu jalan,” paparnya menambahkan.

Baca Juga :  Majalengka Ada di Urutan Kedua Pelanggaran Administratif Pemilu 2019

Usai menabrak mobil sedan, lanjutnya, bus masih terus meluncur kebawah karena kondisi jalan menurun, hingga kembali menyenggol kendaraan mobil Avanza yang tengah terparkir di sebelah kiri jalan. Bus masih terus meluncur kemudian menabrak kendaraan mobil jenis box mitsubhisi engkel yang satu arah didepannya.

“Mobil box sendiri terlempar ke kiri menabrak pagar tembok warung dan rumah warga. Bus masih meluncur kebawah, dan terhenti saat supir membanting ke kiri hingga masuk ke lahan kosong menabrak kirmir,” bebernya.

Baca Juga :  Syaikhu Pertanyakan Kinerja Tiga Kementerian

Saat ini, pihaknya menyebut, akibat lakalantas beruntun ini sebanyak tiga korban mengalami luka berat di bagian kaki. Sementara 12 orang mengalami luka ringan, namun ada beberapa yang sudah dipulangkan karena lukanya tidak terlalu parah.

“Para korban masih dalam perawatan medis di RSUD ’45 Kuningan, kita prioritaskan untuk penanganan korban lakalantas khususnya tiga orang yang luka berat. Luka berat itu ada yang kakinya patah, kalau kondisi secara umum itu semuanya keadaan normal artinya masih dalam keadaan sadar, hanya patah tulang saja,” imbuhnya.

Pihaknya kini masih menyelidiki, terhadap supir bus yang semalam terlibat kecelakaan. Supir tengah dijemput pihak kepolisian di rumahnya, sebab usai kecelakaan supir langsung mengamankan diri karena takut diamuk massa.

Baca Juga :  Pengukuhan IPPAT Kota Bekasi, Wali Kota Sinegritaskan dengan Bapenda Kota Bekasi.

“Kita jemput supir ke keluarganya, mungkin karena supir berusaha menyelamatkan diri ya. Nanti kalau saksi sudah diperiksa semua, kemudian data-data yang kita perlukan dalam penyidikan ini sudah lengkap, baru tindak lanjut penanganan,” terangnya.

Dia mengaku, belum dapat memastikan penyebab terjadinya kecelakaan ini. Namun patut diduga, memang rem bus tidak berfungsi dengan baik. “Sebab saat tidak ditemukan jejak bekas rem di aspal lokasi kejadian. Titik awal kejadian menabrak mobil hingga terhentinya bus sekitar 250 meter,” pungkasnya.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terbaru