Kemenker RI Memberikan Santunan Anak Yatim di Ponpes Fatahillah III Bekasi

oleh -

RakyatJabarNews.com – Santunan kepada santri yatim Pondok Pesantren Fatahillah III, dihelat oleh Partai Kebangkitan Bangsa yang berlangsung di Kp. Asem Ciketing, Kelurahan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Senin 19 Juni 2017 atau 24 Ramadhan 1438 Hijriyah.

Acara santunan anak yatim tersebut sekaligus silaturahmi Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Muhammad Hanif dengan ulama dan masyarakat setempat yang masih mengusung tema ‘Nusantara Mengaji’ dalam rangka mengisi bulan Ramadhan dengan hikmat.

Ketua Dewan Tahfidz DPC PKB Kota Bekasi, Ahmad Ushtuchri mengatakan silaturahmi Kemenker RI diharapkan bisa menampung aspirasi ulama dan tokoh masyarakat melalui dialog sebagai masukan agar masyarakat lebih terarah dalam mencapai haknya dalam mendapat penghidupan.

“Mencari nafkah menjadi persoalan mendasar dalam hidup, dengan kedatangan Pak Hanif, tokoh masyarakat dapat memberikan aspirasi kepada beliau,” ujar Ushtuchri kepada awak media.

Silaturahmi Kemenker RI ini merupakan yang kedua kalinya di Kota Bekasi. “Iya, ini kedua kalinya Pak Hanif melakukan silaturahmi di Kota Bekasi. Pertama di Pondok Pesantren Annur Kaliabang Nangka Kecamatan Perwira, dan hari ini di Pondok Pesantren Fatahila Mustikajaya,” jelasnya.

Mengenai santunan yatim, kata dia, ada kepuasan dirinya terhadap antusias masyarakat untuk saling berbagi terhadap sesama. Menurutnya, Ramadhan wajib diisi dengan sebuah ibadah dan harus rutin dilakukan. “Di bulan yang barokah, ada baiknya kita bermanfaat. Sehingga, rezeki yang didapat juga berkah buat kita,” pungkasnya.

Adapun Mentri Ketengakerjaan Republik Indonesia, Muhammad Hanif memberikan apresiasi terhadap kegiatan ‘Nusantara Mengaji’. Menurutnya, kegiatan ini merupakan sesuatu yang bermanfaat. “Kegiatan ini sangat baik. Ini patut dicontoh oleh yang lain,” ujar Mentri Hanif.

Beribadah dengan tetap menjaga keutuhan NKRI selalu ditunjukkan para Nahdiyin. Dalam kesempatan kali ini, dirinya membuka dialog dengan para ulama dan tokoh mayarakat untuk memberikan aspirasi kepada dirinya. “Saya menampung semua aspirasi masyarakat dan ulama. Ini akan menjadi motivasi saya dalam berkerja,” tandasnya. (Ziz/RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.