Kasi Kesra Kecamatan Mundu Pelototi 667 RT Miskin

- Redaksi

Jumat, 23 November 2018 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hj. Iin Kasi Kesra Kecamatan Mundu Cirebon.

i

Hj. Iin Kasi Kesra Kecamatan Mundu Cirebon.

RJN, Cirebon – Dipilihnya Kecamatan Mundu sebagai salah satu kecamatan dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat. Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera dengan sasaran rumah tangga miskin yang mendapatkan bantuan langsung berupa kandang ayam dan diberikan 42 ekor ayam dan 8 ekor ayam jantan sehingga total ayam yang diterima oleh setiap RT Miskin mendapatkan 50 ekor ayam serta diberikan pakan selama 4 bulan kedepan selain itu setiap RT Miskin mendapatkan bibit sayur mayur dan bibit pohon mangga yang diberikan secara cuma cuma oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Stunting menjadi pintu masuk program pemerintah pusat ini masuk ke Kecamatan Mundu seperti yang diungkap oleh Hj. Iin Indriyati yang menjabat Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat (Kasi Kesra), menjelaskan jika bantuan kandang ayam sebesar 500 ribu untuk tiap RT Miskin dan pihak Kecamatan sementara ini hanya memantau penyaluran Kandang ayam di setiap Desa.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Tegaskan 4 Pilar Wilayah Canangkan Aktif Layanani Warga 24 Jam

“Untuk biaya kandang ayam setiap RT Miskin sebesar 500 ribu jika dikalikan jumlah RT Miskin yang ada di Kecamatan Mundu sebanyak 667 RT miskin maka didapat angka Rp. 333.500.000 (tiga ratus tiga puluh tiga juta lima ratus ribu rupiah) yang dikelola oleh 14 orang UPK.” Jelasnya pada salah seorang Jurnalis media rakyatjabarnews.com saat ditemui diruang kantornya, Kamis (22/11/2018).

Baca Juga :  Dinkes Cianjur Akan Selaras Dengan Slogan Bupati, Yakni Cianjur Jago

Iin Indriyati menambahkan pihak Pemerintah Kecamatan dalam hal ini tidak tahu menahu akan anggaran yang diterima oleh setiap RT Miskin karena yang menerima uang itu pihak UPK di setiap Desa.

“Dalam hal anggaran pihak Kecamatan tidak tahu menahu, karena uang masuk rekening UPK di setiap Desa, “paprnya.

Sedangkan ditempat terpisah, Abdulloh kasi kesra Desa sinarancang mengatakan adanya bantuan dari kementerian pertanian ini harus bisa memberikan dampak yang positiv untuk peningkatan kesejahteraan, karena mayoritas masyarakat merupakan buruh pabrik soun dan pengrajin cobek.

Ditambahkan Dodi Kepala Dusun 1 Desa setempat, menjelaskan jika pada awalnya data yang diterima pihaknya sejumlah 60 RT Miskin namun pada akhirnya hanya 40 RT Miskin yang menerima bantuan Kandang Ayam.

Baca Juga :  Komisi 4 Sarankan Pemkot Bekasi Agar Melakukan Operasi Yustisi Kependudukan

“Data dari pusat totalnya 60, tapi ada 20 RT Miskin yang dicoret setelah dilakukan verifikasi lapangan, karena sudah dianggap kaya, sehingga tidak layak menerima bantuan Kandang Ayam”. Ungkapnya pada saat ditemui diruang Kantor Desa setempat.

Masih menurut Dodi untuk biaya kandang ayam sendiri diberikan 500 ribu pada setiap RT Miskin, namun ditolak oleh pihak RT Miskin karena maunya terima bersih saja, sehingga pihaknya membeli dari luar Desa untuk pengadaan kandang, “ujarnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami