Kapolsek Muara Gembong Tolak Pemberian Uang

- Redaksi

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cikarang – Kisah polisi jujur ternyata masih ada. Salah satunya adalah Kapolsek Muara Gembong AKP Somantri yang menolak pemberian uang sebagai ucapan terima kasih dari korban pencurian motor (curanmor).

Polsek Muara Gembong baru-baru ini melakukan razia motor di Muara Gembong. Ada 4 unit motor bodong yang tidak dilengkapi surat-surat yang berhasil disita Polsek Muara Gembong.

Setelah mendapatkan data-data registrasi dan identifikasi kendaraan, Polsek Muara Gembong kemudian menyerahkannya ke pemilik kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya adalah Yanto, warga Gunung Putri, Bogor. Yanto pada Minggu (14/1) kemarin mendatangi Polsek Muara Gembong untuk mengecek kendaraannya itu.

Baca Juga :  Parah, Astana Japura Menjadi Kecamatan Tertinggi Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor

Yanto kehilangan motornya Honda CBR, pada Februari 2017 lalu. Motor itu dia beli sebagai hadiah untuk puteranya.

“Yanto tidak menyangka sudah setahun motornya kembali. Dia pun beli motor dengan harapan menyenangkan anaknya, kemudian dibelikan motor, tahu-tahunya motornya hilang,” jelas Somantri, Senin (15/1/2018).

Setelah mendapatkan informasi bahwa motornya ditemukan oleh Polsek Muara Gembong, Yanto pun meluncur ke sana. Yanto berangkat dari rumahnya di Gunung Putri pada pukul 08.00 WIB dan tiba di Polsek Muara Gembong sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga :  Kapolda Jabar: Kondisi Arus Mudik di Jawa Barat Cukup Kondusif

“Dia girang sekali, dari Gunung Putri ke Muara Gembong itu dari jam 8 pagi, sampai di Muara Gembong jam 2 sampai nyasar-nyasar karena di ujung sono,” tambahnya.

Karena jauhnya perjalanan, Yanto hampir pingsan ketika tiba di Mapolsek Muara Gembong. Kapolsek yang merasa iba pun mengajak Yanto untuk makan.

“Sampai Muara Gembong mau pingsan, dan saat itu kebetulan lagi ada acara, kami ajak makan bareng, Alhamdulillah makannya lahap, makan bareng bareng,” sambungnya.

Baca Juga :  Menteri Khofifah Menyesalkan Aksi Brutal Siswa SD yang Berujung Kematian

Saking senangnya motornya kembali, Yanto pun bermaksud menyerahkan amplop berisi sejumlah uang kepada Somantri. Yanto sebelumnya memang bernazar akan memberikan uang sebagai tanda terima kasih apabila motornya ditemukan.

“Awalnya dia mau kasih itu (uang) sebagai ucapan terima kasih karena katanya dia nazar, tetapi saya tolak,” imbuhnya.

Bagi Somantri, sudah kewajiban polisi melayani masyarakat. Somantri ikhlas menolong masyarakat tanpa mendapat imbalan.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terbaru