Jaka Rara Kota Cirebon Tahun Ini Diikuti oleh 60-an Peserta

- Redaksi

Sabtu, 31 Maret 2018 - 17:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pendaftaran audisi Jaka Rara Kota Cirebon yang berlangsung sejak awal Maret 2018 secara resmi ditutup hari ini, Sabtu (31/3). Terdapat setidaknya 60-an peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti ajang pariwisata dan budaya Kota Cirebon tersebut.

Menurut Ferri Rahman Hakim selaku Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon, audisi hari ini adalah tahap 1 untuk sesi pemberkasan dan foto-foto. Sedangkan untuk tahap 2 akan dilakukan hari Minggu besok di Hotel Cordella.

“Untuk besok sudah mulai tahap audisi dan penjurian, yang nantinya akan didapatkan 10 orang Jaka dan 10 orang Rara,” jelasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di tempat audisi di Komplek Perumahan Graha Alwita, Jl. Perjuangan Majasem Kota Cirebon, Sabtu (31/3).

Untuk audisi besok, lanjut Ferri, terdapat beberapa kriteria penjurian, yakni pariwisata budaya, pemerintahan, bahasa asing, publik speaking, dan minat bakat. Nilai dari masing-masing kriteria nantinya akan diakumulasikan.

“Setelah audisi 10 besar besok, nanti akan ada rangkaian acara seperti karantina peserta, pembekalan, karnival fashion dari bahan bekas. Sedangkan finalnya pada tanggal 12 Mei mendatang,” terang finalis Jaka Rara tahun 2008 ini.

Sedangkan menurut Zam Ibraz selaku Wakil Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon merangkap ketua panitia Jaka Rara Kota Cirebon 2018, peserta tahun ini beragam dan imbang antara pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Bahkan ada pula yang tinggal di luar Cirebon ikut, karena mereka asli Cirebon.

Baca Juga :  Melihat Warna-Warni Program Kotaku di Desa Karangsong

“Dengan adanya peserta dari luar Cirebon, mereka bisa memperkenalkan Kota Cirebon kepada kawan-kawan mereka di sana. Sehingga, mereka bisa dikatakan kepanjangan tangan dari duta wisata Kota Cirebon,” terangnya yang juga finalis Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2017.

Untuk persyaratan peserta, lanjut Zam, adalah berusia 17-25 tahun dan belum menikah, lulus SMA. Meskipun begitu, peserta ini statusnya memiliki aktivitas seperti kuliah atau bekerja. Jadi, bukan hanya lulus SMA saja.

Baca Juga :  Wow, Kelurahan Ini Hiasi Kampungnya dengan Kesenian Mural yang Unik

Selain itu, peserta juga setidaknya menguasai Bahasa Inggris, Bahasa Cirebon, dan Bahasa Sunda. Karena menurut Zam, juara dari Jaka Rara Kota Cirebon 2018 ini akan dikirim ke Bandung untuk diikutkan dalam Mojang Jejaka Provinsi Jawa Barat 2018 di bulan November mendatang. Karena itu, Bahasa Sunda perlu dikuasai.

“Jaka Rara itu duta wisata budaya Kota Cirebon. Jadi harapannya tahun ini kita akan mendapatkan generasi baru dari Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon secara mandiri,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB