Inspektorat Pemprov Jabar Ikut Prihatin Siswa Berkebutuhan Khsusus Dipaksa Pindah

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2020 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Siswa Berkebutuhan Khsusus dipaksa pindah oleh pihak sekolah SMK Negeri 11 kota Bekasi. Pasalnya, siswa atas nama Indah Maria tersebut dianggap tidak mampu untuk menerima pelajaran produktif akuntansi dari guru. Padahal, undang-undang dengan jelas menyatakan hak anak untuk memperoleh pendidikan dalam rangka pengembangan kecerdasan secara layak tanpa diskriminasi dan dibiayai oleh negara.

Pada Juknis PPDB SMA SMK SLB Jawa Barat, SMK paling sedikit harus menerima satu siswa abk atau disabilitas dalam satu rombel. Indah adalah salah satu diantaranya yang lulus dalam PPDB Jawa Barat sebagai siswi SMK Negeri 11 kota Bekasi.

Baca Juga :  Upacara di Hari Spesial Hut Kota Bekasi Ke-24 Tahun

Menurut Tiar Hot Riama Ibu dari Indah, anaknya mendapat diskriminasi dikarenakan fisik Indah yang tidak memadai untuk mengimbangi keinginan sekolah yang tidak mampu untuk memfasilitasi anak berkebutuhan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak saya dianggap tidak mampu untuk menerima pelajaran akuntansi. Seharusnya guru itu meningkatkan kualitas anak, bukan membuang anak. Udah tidak dinaikan kelas, disuruh pindah pula. Padahal di raport disebut tidak naik kelas,” tandasnya.

Baca Juga :  Indahnya Ramadhan, Kepala Desa Muktiwari Resmikan Masjid Darussalam PNI

Dalam undang-undang perlindungan anak pasal 9, 10, 11, dan 12 setiap anak berhak mempeoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya tanpa diskriminasi serta memperoleh bantuan dari pemerintah untuk anak berkebutuhan khusus.

Inspektorat Pemprov Jawa Barat, Aji ikut prihatin terkait hal ini. Bagaimana tidak, sekolah tidak punya alasan untuk memaksakan anak untuk pindah sekolah dan dia menyarankan pihak keluarga untuk laporan ke inspektorat melalui website agar bisa ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Kantor Kelurahan Jatikarya Perlu Tambahan Penataan Taman

“Saya ikut prihatin, pihak keluarga harus segera melaporkan ke website kami. Kita akan tindaklanjuti hal ini,” katanya.

Teman kelas Indah yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku kecewa dengan sikap pihak sekolah yang tidak bertanggungjawab atas fisik siswa setelah meluluskan Indah dalam PPDB Jawa Barat tahun 2019 lalu.

“Kalau sudah menerima, berarti juga harus bertanggungjawab dalam memfasilitasi siswa abk atau disabilitas,” pungkasnya.

(rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terbaru