Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, K.H. Maimun Zubair wafat di Mekkah

- Redaksi

Selasa, 6 Agustus 2019 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Nasional- Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, kabar duka datang dari Kyai Haji Maimun Zubair atau yang dikenal dengan nama Mbah Moen yang meninggal dunia.

Kyai Haji Maimun Zubair wafat di Mekkah pada Selasa (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat.

Maimun Zubair Zubair atau Mbah Moen wafat di usia 90 tahun.

Mbah Moen merupakan kiai kelahiran yang lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 28 Oktober 1928.

Ketua Robithoh Ma’ahid Islamiyyah (RMI) PBNU, Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, 30 menit yang lalu,” kata Gus Rozin yang juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo dikutip dari rakyatjabarnews.com

KH Maimeon Zubair atau Mbah Moen wafat di usia 90 tahun. Mbah Moen merupakan kiai kelahiran 28 Oktober 1928.

KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus juga memberikan ucapan dukanya melalui akun Instagramnya, @s.kakung.

Cak Imin Sebut Telah Rencanakan Pertemuan Sebelumnya

Petinggi Nahdatul Ulama (NU) KH Maimun Zubair meninggal dunia pada Selasa (6/8/2019).

KH Maimun Zubair meninggal dunia di Mekah pada pukul 04.17 waktu setempat.

Baca Juga :  Jasa Marga Kembali Lakukan Pekerjaan Perbaikan dan Perkuatan Jembatan di Ruas Tol Jagorawi

Kabar KH Maimun Zubair meninggal dunia ini juga turut dikabarkan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Melalui Twitter miliknya, Cak Imin turut mengabarkan kabar meninggalnya KH Maimun Zubair.

Padahal, Cak Imin sebelumnya telah merencanakan pertemuan dengan Kiai yang kerap disapa Mbah Moen itu.

“Ada kabar Mbah Yai Maimun Zubair wafat di Makkah.

Innalillahy wainna ilaihy rojiuun..!!

Alfatihah..

Padahal rencananya saya akan bersama beliau akan pertemuan NU se dunia,” tulis Cak Imin.

Maman Imanulhaq Ikut Menanggapi

Kabar ini dibenarkan oleh Ketua Robithoh Ma’ahid Islamiyyah (RMI) PBNU, Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin, dikutip rakyatjabarnews.com

“Benar, 30 menit yang lalu,” kata Gus Rozin yang juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Maimun Zubair Zubair atau Mbah Moen wafat di usia 90 tahun.

Mbah Moen merupakan kiai kelahiran yang lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 28 Oktober 1928.

Kabar ini juga diunggah oleh Politisi PKB, Maman Imanulhaq melalui akun Twitternya, @kang_maman72, Selasa (6/8/2019).

Baca Juga :  Ramat Effendi Berikan Fasilitas Jaminan Kesehatan Berbasis NIK

Maman tampak menanyakan apakah kabar duka tersebut benar adanya.

“Ya Allah, benarkah? Ya Rabb. انا لله وانا اليه راجعون Nembe mawon kapundut Simbah Maimoen Zubair wonten Makkah…
@nu_online Gus @TajYasinMZ ???” tulis @kang_maman72.

Mahfud MD Beri Ucapan Belasungkawa

Mantan Ketua Mahkamah Konstirusi (MK) Mahfud MD memberikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Maimun Zubair.

Hal itu disampaikan Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd.

Mahfud MD mengaku mendapat kabar meninggalnya Mbah Moen dari seorang terdekat Mbah Moen, yaitu Supri.

“Inna lillah wa innaa ilaihi raji’un. Kyai Maimoen Zubeir (Mbah Moen) wafat di tanah suci Makkah jam 8.17 WIB tadi. Beliau wafat di tempat yang dicintainya. Saya mendapat kabar langsung berita ini dari Pak Supri, salah seorang terdekat Mbah Moen. Jadi, insyaallah, ini bukan hoax,” tulis Mahfud MD.

Lebih lanjut, Mahfud MD mengatakan dirinya telah bertemu dengan Mbah Moen sebanyak 3 kali.

Pertemuannya terakhir itu terjadi saat di Yogyakarta.

“Beberapa waktu terakhir ini sy bertemu Mbah Moen 3 kali. Terakhir bertemu di Yogya pd acara pernikahan puteri Dubes RI di Saudi Agus Maftuh. Pertemuan terakhir itu sangat berkesan bg sy krn beliau menahan sy, mencengkeram lengan sy, sampai lama utk berbicara setengah berbisik,” tulis Mahfud MD.

Baca Juga :  Google Digugat di Amerika, Dituduh Kelabui Pengguna Soal Data Lokasi

Dikutip dari Wikipedia, Kyai Haji Maimun Zubair atau Mbah Moen adalah seorang ulama dan politikus.

Beliau lahir di Rembang, Jawa Tengah pada 28 Oktober 1928.

Saat ini, beliau merupakan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Anwar Sarang, Rembang.

Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mbah Moen juga menjabat sebagai Mustasyar di PB Nahdatul Ulama (NU).

Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun.

Setelah berakhirnya masa tugas, Mbah Moen mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama kurang lebih 8 tahun.

Akan tetapi, tenaga dan pikiran Mbah Moen masih dibutuhkan oleh negara.

Sehingga, Mbah Moen diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga periode.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami