Hotman Pane Ngaku Sebagai Juru Bicara Walikota

- Redaksi

Senin, 8 Mei 2017 - 20:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada tahun 2018 mendatang, saat ini telah bermunculan sejumlah pihak yang mengklaim sebagai pendukung calon Walikota Bekasi periode 2012-2022.

Bahkan tak tanggung-tanggung, pihak yang mengklaim sebagai pendukung tersebut, tanpa rasa malu juga berani mengaku sebagai juru bicara (Jubir) calon Wali Kota Bekasi Petahana, Rahmat Effendi.

“Mau dibilang jubir atau apapun namanya tidak apa-apa, yang penting saya lihat Pepen telah banyak berbuat untuk kebaikan kebhinekaan,” tulis Hotman Pane dalam pesan WhatApps group Forum KBB.

Meski pengakuan tersebut terbilang ‘lebay’, namun hal itu tidak menjadi soal bagi Hotman sebagai seorang pengusaha Bajaj yang tengah akrab dengan Rahmat Effendi. Beberapa komentar miring yang menanggapi pernyataan tersebut tidak ditanggapi Hotman. “Salam 2 periode,” katanya.

Menanggapi pengakuan Hotman Pane sebagai juru bicara (jubir), Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyayangkan pernyataan tersebut.

Ditegaskan Rahmat bahwa, juru bicara di dalam kepemimpinannya saat ini sudah ditugskan kepada Humas Setda Kota Bekasi. “Gak ada (jubir,red). Kalau di pemerintahan sudah ada humas yang menanganinya,” tegas Pepen sapaan Rahmat Effendi di Kantor Pemkot Bekasi, Senin (8/5) kemarin.

Saat ini kata Rahmat juru bicara yang telah ditunjuk adalah Noval dan Muarakat. Kedua orang tersebut telah resmi ditugaskan untuk menjawab sejumlah persoalan-persoalan. Sebagai juru bicara juga harus memiliki Surat Keputusan (SK).

“Kalau buat kepentingan pilkada, nanti ada penugasan,” tambah Pepen.

Menurut Pepen, jika ada pihak yang mengaku sebagai jubir, sejatinya pernyataan tersebut dapat diaktualisasikan sehingga mempunyai manfaat bagi kepentingan masyarakat Kota Bekasi.

Sementara, apabila kedekatan seseorang dengan Walikota Bekasi demi kepentingan pribadi atau untuk memuluskan bisnisnya semata, maka hal itu tidak akan ditolerir.

“Kalau Hotman kan hanya simpati saja. Tapi, kalau pengakuannya itu punya dampak, ya jangan,” tandasnya.

Sementara itu, Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo menilai pengakuan pihak sebagai juru bicara (jubir) Wali Kota Bekasi, dinilai kurang etis.

Bahkan menurut Didit, pengakuan tersebut malah dapat berdampak kurang baik bagi Wali Kota Bekasi saat ini. Apalagi pihak yang mengklaim tersebut memiliki latar belakang sebagai pengusaha atau ketua sebuah organisasi ‘plat merah’.

“Kalau yang mengklaim itu latar belakangnya seorang pengusaha atau ketua oraganisasi binaan pemerintah cukup riskan bagi walikota Bekasi Petahana. Seharusnya, pihak yang mengklaim tersebut harus lebih cerdas lagi dalam memposisikan dirinya sebagai pendukung salah satu calon Walikota Bekasi. gak perlu berkoar-koar,” ujarnya.

Berbuat dan memberi masukan yang positif, lanjut Didit, merupakan langkah yang baik bagi proses pencalonan Walikota Bekasi petahana.

“Saya rasa terlalu dini untuk mempromosikan diri sebagai juru bicara saat ini. lebih baik berbuat kepada masyarakat saja atau memberikan masukan positif sehingga visi dan misi calon yang didukungnya itu bisa dirasakan seluruh warga Kota Bekasi,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Plt. Walikota Bekasi Dapat Surat Cinta dari Warga

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB