Haris Iskandar: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan

- Redaksi

Senin, 18 Desember 2017 - 20:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Pendidikan merupakan pangkal sosial sebagai investasi negara untuk masa depan. Sebab dengan adanya pendidikan, mampu meningkatkan status sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas Haris Iskandar saat memberikan seminar di Ballroom Conventions Hotel Harris Festival Citylink Bandung, pada Senin (18/12).

“Pendidikan dipercaya sebagai investasi masa depan. Investasi pendidikan merupakan faktor yang menentukan masa depan sebuah negara,” jelasnya.

Haris melanjutkan, bahwa dirinya tidak ingin ada lagi diskriminasi pendidikan. Sebab, pendidikan itu adalah hak semua anak-anak untuk mendapatkannya. Dan hingga kini, masih banyak yang belum dapat pendidikan.

Berdasarkan data dari UNESCO tahun 2016, sebanyak 58 juta siswa berusia 6-11 tahun tidak sekolah. Menurut Haris ini adalah hal yang ironis. Di satu sisi pemerintah ingin semua anak-anaknya bersekolah, namun kenyataannya masih banyak yang belum bersekolah.

Baca Juga :  Tri Buka Program Business Development Services Untuk UMKM

“Yang lebih ironisnya lagi, banyak di antara mereka yang bersekolah itu tidak belajar, dan tidak mampu mencapai standar minimum mata pelajaran,” tuturnya.

Layaknya seperti pemerintah, Haris pun ingin semua anak bisa bersekolah dan belajar. Kalaupun tidak bersekolah formal, ada pemikiran mengenai alternatif pendidikan, seperti non formal.

Baca Juga :  Kementerian Pendidikan Turun Tangan Redam Kegaduhan di SMK Negeri 1 Lemahabang

Selain itu, pemerintah juga berusaha menekan angka Drop Out para siswa di sekolah. Faktanya, setiap tahun terdapat 3 sekitar 200 ribuan siswa yang drop out.

“Ini PR untuk kita semua, agar mereka mau kembali ke sekolah. Padahal, angka partisipasi sudah bagus, tapi faktanya belum sempurna,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami