oleh

Hampir Roboh dan Luput dari Dinas Sosial, Rumah Pasangan Ini Mendapat Bantuan Dermawan dari Jakarta

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pasangan Ono Darsono (36) dan Eroh (36), kondisi rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu peninggalan orangtuanya sangat memprihatinkan. Selain nyaris roboh diterpa angin, bila turun hujan pun bocor di berbagai sudut ruangan yang berukuran 3×5 meter.

Ono yang bekerja serabutan ini sudah 2 kali didatangi petugas yang mendata program Rutilahu beberapa tahun lampau di rumahnya yang beralamat di Jl. Cipeujeh Kamarang Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Dirinya dijanjikan akan diajukan bantuan Rutilahu dan bantuan air bersih. Namun tidak kunjung mendapatkan bantuan hingga kini.


Sedangkan Eroh yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga juga terkadang ikut bekerja di kebun tebu sebagai buruh membersihkan daun tebu, dengan penghasilan Rp 30 ribu.

“Selama ini kemampuan ekonomi keluarga tidak mampu untuk membangun rumah. Sedangkan dari penghasilan serabutan suami hanya cukup untuk makan saja,” jelasnya saat ditemui awak media di kediamannya, Sabtu (14/7).

Sedangkan saat mengkonfirmasi kepada Kaur Kesra Desa Belawa, Yayat Supriatna mengatakan, jika pemerintah Desa sudah mengajukan ke Dinaa Sosial Kabupaten Cirebon. Namun dari 10 ajuan, hanya 2 yang mendapat program Rutilahu dan tidak termasuk rumah Ibu Eroh.

“Namun setelah melihat kondisi rumah yang nyaris roboh dan sudah dimusyawarahkan tadi malam dengan lembaga BPD dan LPMD, maka akan dimasukan dalam anggaran tahun 2019. Karena hasil musdus dan Musrenbang desa tidak ada pengajuan dari Ketua RT-nya Ibu Eroh,” tuturnya.

Sedangkan menurut pengamat pemerintahan A. Wiguna mengatakan, sebetulnya ada kewajiban dari pemerintah desa setempat untuk memasukan 10 Rutilahu atau sesuai kebutuhan yang ada dari dana desa. Dan fisik dari Rutilahu sendiri harus memakai bata merah agar layak ditempati atau layak dihuni.

“Dan perlu dicatat bahwa dana desa tidak melulu di infrastruktur, karena tidak ada habisnya,” jelasnya.

Sedangkan menurut Ketua BPD Belawa, Oo Sugiarto, M.Pd mengatakan, akan memberikan masukan kepada pemerintah desa agar mengutamakan Rutilahu itu kepada yang lebih membutuhkan, seperti kepada jompo dan rumah yang sangat mengkhawatirkan seperti kondisi rumah Ibu Eroh.

Ditambahkan oleh Warman sebagai Bendahara BPD, bahwa kriteria Rutilahu itu dikhususkan pada rumah yang tidak memiliki MCK dan lantainya masih dari tanah atau belum berkeramik.

Sedangkan menurut salah seorang dermawan asal Jakarta mengatakan, setelah mengetahui dari berbagai media kondisi rumah Ibu Eroh yang mau roboh, dirinya siap membantu merenovasi rumah Ibu Eroh, dan akan menugaskan orangnya untuk melihat dan menghitung apa saja yang dibutuhkan. Kemudian hari Minggu akan dikirim material ke rumah Ibu Eroh.(Ymd/RJN)

Komentar

News Feed