oleh

Green Canyon’-nya Majalengka Jadi Destinasi Wisata

RJN, Majalengka – Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terus memunculkan destinasi-destinasi wisata terbaik. Tagline Majalengka ‘Exotic Sundaland’ ternyata bukan isapan jempol semata. Pasalnya, Kabupaten Majalengka memang memiliki objek wisata dengan spot foto exotic baik lanscape terasering maupun wisata air.

Untuk membuktikan eksotisme pariwisata Majalengka, reporter ciremaitoday.com mencoba menjajal beberapa wisata unggulan. Salah satu yang cukup menarik dengan destinasinya adalah Curug Ibun Pelangi atau sering disebut juga ‘Green Canyon’-nya Majalengka. Wisata curug Ibun Pelangi ini di desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Untuk dapat menikmati kesejukan curug Ibu Pelangi dengan bentuk curug yang diapit oleh dua dinding batu yang mirip dengan lava, traveller harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari pusat kota Majalengka, Jawa Barat. Tidak sampai disitu, pengunjung juga harus menuruni anak tangga yang sangat curam untuk sampai ke dasar sungai.

Namun, semua lelah selama perjalanan akan terbayar lunas oleh suara curug serta kesejukan udara bercampur titik-titik air. Yang lebih exsotic, adalah pemandangan dinding batu lava yang menjulang diatas kepala. Keindahan curug Ibu Pelangi semakin lengkap saat waktu tertentu seperti pagi dan sore hari atau saat kemiringan matahari sekitar 60 derajat. Di lokasi wisata ini, biasanya muncul pelangi diantara dua tebing lava tersebut.

Untuk masuk ke objek wisata ini, dipastikan traveller tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Dengan harga tiket sebesar Rp10 ribu per orang serta membayar Rp3 ribu untuk parkir kendaraan.

Spot Foto

Eksotisme yang dimiliki oleh Curug Ibun Pelangi yang viral di media sosial, membuat para Fotografer semakin ‘kencang’ untuk membidik lensanya di objek wisata ini.

Salah satunya fotografer asal Kabupaten Majalengka, Endang Mu’min mengaku datang ke curug Ibun Pelangi untuk mengantar fotografer luar daerah yang membawa model dari luar Negeri untuk melakukan sesi pemotretan di Curug Ibun Pelangi tersebut.

Dikatakan Endang, yang menarik dari Curuk Ibun Pelangi adalah tebing lava serta pencahayaan yang bagus untuk foto season.

“Disini, cahayanya sangat bagus, ditambah tebing serta ada pelangi-pelanginya, ini menjadi sesi pemotretan di curug Ibun Pelangi semakin maksimal hasilnya,” ungkapnya.

Sementara itu Maman, Pengelola Curug Ibun Pelangi mengaku tidak menyangka jika objek wisata yang dikelolanya bersama pemuda desa akan booming dan viral serta banyak pengunjung fotografi profesional yang menjadikannya tempat pemotretan.

“Kita mengelola curug Ibun sebenarnya hanya sebagai pengelola pengganti. Karena, sebelumnya objek wisata ini dikelola oleh pemuda desa Sukadana. Kami, beserta pemerintah desa berusaha membangun objek wisata ini supaya lebih safety. Alhamdulillah sekarang semakin ramai,” ujarnya.

(red/rjn)

Komentar

News Feed