Maman : Harga Daging Sapi Naik

- Redaksi

Minggu, 28 Mei 2017 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Majalengka – Memasuki pekan pertama Ramadhan, harga-harga kebutuhan sudah mulai terpantau naik. Di antara bahan kebutuhan yang sudah naik harganya adalah daging sapi.

“Sejak hari pertama puasa, harga daging sapi sudah naik menjadi Rp 100.000 dari sebelumnya Rp 85.000 per kilogram,” kata Maman, salah satu pedagang daging di Pasar Tradisional Majalengka, Minggu (28/05).

“Nanti malah seminggu sebelum lebaran harga makin naik lagi,” ujar Wawan memperkirakan. Dalam perkiraannya, harga daging sapi menjelang Lebaran bisa mencapai Rp 120.000 per kilogram bahkan lebih dari nominal itu.

Maman mengatakan setiap hari rata-rata dia bisa menjual dua kwintal daging sapi. Namun, selama Ramadhan biasanya dia bisa menjual sampai 5 kwintal daging sapi.

Selain daging sapi, kata Maman, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam potong dan telur. Daging ayam potong yang biasa dia jual seharga Rp 30.000 per kilogram, sekarang sudah dijual dengan harga Rp 35.000 bahkan Rp 38.000 per kilogram.

Adapun telur, imbuh Maman, harganya sudah naik menjadi Rp 20.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 19.000 per kilogram.

Harga sayur-mayur juga terpantau mengalami kenaikan. Kholik, salah satu pedagang sayur di pasar yang sama mengatakan harga beberapa sayuran seperti tomat sudah mulai naik bahkan sejak sebelum Ramadhan.

Menurutnya, saat ini kentang mengalami kenaikan harga mencapai Rp 2000,- untuk setiap kilogramnya, atau mencapai Rp 6.000/kg untuk partai besar, padahal sebelumnya kentang hanya mencapai Rp 4.000/kg.

Di tingkat pengecer di pasar tradisional, harga kentang kini telah mencapai Rp.8.000,-/kg, sedangkan kentang lokal masih mencapai Rp 6.000,-/kg.

Demikian juga dengan wortel yang semula hanya Rp 4.000,-/kg kini naik menjadi Rp 6.000,-/kg, petai yang semula hanya Rp 4.000,-/kg kini naik menjadi Rp 6.000,-/kg.

“Sebenarnya kasihan pembeli harga naik ini, tapi kami terpaksa menaikan harga karena dari pemasoknya juga naik,” imbuh Kholik. (dul/rjn)

Baca Juga :  Viral, Bocah Santri Asal Majalengka Mudik dari Cianjur dengan Mengayuh Sepeda Selama Dua Hari
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kertajati Disindir “Peuteuy Selong”, Pakar ITB: Bandara Gagah Tak Ada Penumpang, Ya Percuma!
Residivis Sekolah Kambuhan! Komputer Raib, Sekolah Merugi Ratusan Juta
Mahasiswi Diduga Bunuh Kekasih, Jenazah Dikirim Sendiri ke RSUD Majalengka
Pj Gubernur Jawa Barat Maksimalkan BIJB Jadi Layanan Importir, Pastikan Biaya Lebih Terjangkau
Pemkab Majalengka Anggarkan 78 Miliar untuk mengaji 1.197 PPPK Guru
Pandemi Berlalu, Bupati Majalengka: Sampingkan Bicara Politik, Mari Bergerak Tangani Dampak Covid
One Way dan Ganjil Genap Akan Diberlakukan di Tol Cipali Saat Arus Mudik Lebaran 2022
Pemkab Majalengka Susun RKPD Tahun 2023

Berita Terkait

Selasa, 10 Juni 2025 - 10:51 WIB

Kertajati Disindir “Peuteuy Selong”, Pakar ITB: Bandara Gagah Tak Ada Penumpang, Ya Percuma!

Kamis, 5 Juni 2025 - 17:15 WIB

Residivis Sekolah Kambuhan! Komputer Raib, Sekolah Merugi Ratusan Juta

Senin, 12 Mei 2025 - 16:00 WIB

Mahasiswi Diduga Bunuh Kekasih, Jenazah Dikirim Sendiri ke RSUD Majalengka

Selasa, 28 Januari 2025 - 21:10 WIB

Pj Gubernur Jawa Barat Maksimalkan BIJB Jadi Layanan Importir, Pastikan Biaya Lebih Terjangkau

Sabtu, 28 Mei 2022 - 21:05 WIB

Pemkab Majalengka Anggarkan 78 Miliar untuk mengaji 1.197 PPPK Guru

Berita Terbaru