Google Siapkan Pengganti Android

- Redaksi

Rabu, 5 Desember 2018 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Teknologi – Sudah bukan rahasia lagi Google bekerja pada sistem operasi ketiga yang suatu saat nanti dapat menjadi pengganti Android.

Disebut Fuchsia, OS baru ini diharapkan akan memecahkan masalah fragmentasi yang terjadi di Andrroid.

OS baru juga diprediksi secara simultan memungkinkan Google untuk menjalankannya di berbagai jenis perangkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya dapat berjalan di smartphone, tablet dan komputer, OS juga dapat berjalan di perangkat smart home, smartwatch serta perangkat lainnya.

Baca Juga :  ACT Luncurkan Program Marhaban Yaa Dermawan

Fuchsia diprediksi dapat menjalankan aplikasi Android sehingga transisi dari Android ke Fuchsia akan lancar tanpa kendala.

Google selangkah lebih dekat untuk melakukannya karena mereka sekarang sudah memiliki mesin pengkodean yang akan mendukung transisi tersebut.

Dikutip dari BGR, Flutter versi beta dirilis oleh Google pada akhir Februari di MWC 2018. Pada hari Selasa (04/12/2018), Google mengumumkan Flutter versi stabil atau Flutter 1.0 untuk para developer.

Flutter dapat membuat developer membuat aplikasi untuk Android dan iOS.

Baca Juga :  Google Pisahkan Android dari Google I/O, Kenapa?

Tak hanya itu, Flutter memungkinkan pembuatan aplikasi iOS dan Fuchsia secara bersamaan

Meski masih dalam tahap pengembangan dalam membuat porting aplikasi Android ke Fuchsia, namun apabila terwujud, ini akan memuluskan Google dalam melakukan transisi.

Mesin kode itu diharapkan dapat memuluskan transisi dari Android ke Fuchsia suatu saat nanti. Flutter mendukung fitur ”stateful hot reload” yang diklaim dapat membuat developer tidak kerepotan.

Itu memungkinkan developer melakukan perubahan pada aplikasi ketika mereka melakukan tes. Aplikasi yang sedang diuji coba tak akan mengalami restart ulang atau kehilangan status aplikasi.

Baca Juga :  Menlu Rusia : Negara Barat Deklarasikan Perang Total

Flutter sudah digunakan secara internal di Google pada beberapa aplikasi, termasuk Google Maps dan Google Ads.

Berbagai developer lain telah membuat aplikasi di Flutter, termasuk Capital One, Alibaba, Groupon, Hamilton, JD.com, Philips Hue, Reflectly, dan Tencent.

Flutter akan berkonsentrasi pada pengembangan aplikasi di Android dan iOS terlebih dulu, jika ”porting” selesai, maka jalan Fuchsia menjadi pengganti Android akan lebih mudah.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Festival Smartfren Tasikmalaya
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Internet 5G Bisnis
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Festival Smartfren Tasikmalaya

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 15:08 WIB

Internet 5G Bisnis

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !