Gila, Ternyata Baru 2 Desa di Kecamatan Lemahabang yang Sudah ODF

- Redaksi

Senin, 9 April 2018 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Meskipun masuk kategori daerah urban, namun Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat ini belum sepenuhnya maju layaknya wilayah semi perkotaan. Sebab, hanya 2 Desa yang sudah ODF (Open Defecation Free) dari 13 desa yang berada di Kecamatan Lemahabang.

Menurut salah seorang tenaga senior kesehatan setempat Nano Supriyatno mengatakan, Puskesmas Lemahabang merupakan salah satu Puskesmas yang dianggap terbaik pelayanannya oleh masyarakat dari berbagai Kecamatan sekitarnya khususnya di Wilayah Cirebon Timur. Namun untuk memajukan wilayah Kecamatan Lemahabang, tidaklah semudah membalikan telapak tangan khususnya di bidang kesadaran pola hidup sehat dan bersih.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Diperiksa KPK

“Iya, boleh dikatakan Puskesmas kami merupakan Puskesmas besar dan sudah terakreditasi khusus di Wilayah Cirebon Timur dibuktikan dengan banyaknya pasien yang tidak hanya dari Kecamatan Lemahabang namun juga dari Kecamatan sekitarnya banyak yang berobat ke tempat kami. Tapi, untuk memajukan Kecamatan Lemahabang tidak semudah membalikan telapak tangan,” jelasnya saat ditemui awak media Komplek Puskesmas Lemahabang, Senin (10/4).

Baca Juga :  Salah Satunya Bekasi, 18.818 Peserta JKN-KIS Semarakan Senam Sehat Kolosal

Dari data yang diperoleh pada tahun 2017, lanjutnya, baru ada 2 desa di Kecamatan Lemahabang yang sudah ODF, yakni Desa Belawa dan Desa Leuwidinding. Menurutnya, program ODF itu merupakan tanggung jawab semua Dinas di Pemda Kabupaten Cirebon. Sebagai tenaga kerja, pihaknya hanya sebatas memberikan edukasi bagaimana pola hidup bersih dan sehat.

“Lumayan berat untuk membuat masyarakat berpola hidup bersih dan sehat. Kami dari tenaga kesehatan selalu memberikan edukasi melalui program kesling ke setiap Desa,” terangnya.

Baca Juga :  PT Ethica Industri Farmasi Resmikan Pabrik Obat Injeksi Senilai Rp 1 Triliun

Sehingga program peningkatan taraf kesehatan masyarakat senantiasa menjadi prioritas, namun dibutuhkan sinergi lintas sektoral yang konfrehensif untuk menaikan taraf kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah bina Puskesmas Lemahabang Kabupaten Cirebon.

“Diperlukan sinergi lintas sektoral yang berkelanjutan untuk peningkatan taraf kesehatan masyarakat di Kecamatan Lemahabang,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami