Gerakan Donasi Kuota, XL Axiata Hibahkan 3 Juta MB Kuota ke Puluhan Sekolah

- Redaksi

Jumat, 13 September 2024 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Donasi Kuota (GDK), XL Axiata mendonasikan kuota akses internet cepat, dan pelatihan literasi digital kepada para guru dan siswa.

i

Gerakan Donasi Kuota (GDK), XL Axiata mendonasikan kuota akses internet cepat, dan pelatihan literasi digital kepada para guru dan siswa.

Cimahi – Lewat Program Gerakan Donasi Kuota (GDK), XL Axiata juga mendonasikan kuota akses internet cepat, router, serta pelatihan literasi digital kepada para guru dan siswa. Pelatihan ini meliputi pentingnya literasi digital, strategi membuat solusi IoT, serta teknik monetisasi konten digital. Pemilihan SMK Negeri 1 Cimahi sebagai salah satu sekolah penerima kuota GDK antara lain karena prestasi yang mampu mereka raih, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital.

Cimahi – Terus mendukung digitalisasi pendidikan di Indonesia, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali meluncurkan Gerakan Donasi Kuota (GDK). Program ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi digital di sektor pendidikan dan mendistribusikan akses internet gratis hingga 3.000.000 MB kepada institusi pendidikan yang membutuhkan. Bertempat di SMKN 1 Cimahi, Jumat (13/09/24), peluncuran ditandai dengan penyaluran donasi kuota kepada 28 sekolah, yang dipimpin oleh Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir, bersama dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat, Dr. H. Ai Nurhasan, AP., M.Si, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Heni, dan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Cimahi, Agus Priyatmono Nugroho.

Marwan O Baasir mengataskan ,”Literasi digital di dunia pendidikan semakin krusial dalam mendorong inovasi dan perkembangan. Namun, kenyataannya masih banyak sekolah yang mengalami kendala dalam mengakses layanan digital untuk mendukung proses belajar mengajar. Padahal, akses terhadap teknologi digital merupakan kunci penting untuk membuka peluang baru bagi para siswa dan guru mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik.”

Marwan menambahkan, selain kuota, XL Axiata juga mendonasikan router internet, serta memberikan pelatihan literasi digital kepada para guru dan siswa. Pelatihan ini meliputi pentingnya literasi digital, strategi membuat solusi IoT, serta teknik monetisasi konten digital. Dukungan ini diharapkan dapat mengatasi kendala yang dihadapi institusi pendidikan terkait anggaran terbatas dan kurangnya fasilitas pendukung digital.

Baca Juga :  Jasa Marga Luncurkan Fitur Terbaru Travoy Journey di Aplikasi Travoy

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat, Ai Nurhasan, mengatakan, “Kami menyambut baik inisiatif dari XL Axiata melalui Gerakan Donasi Kuota ini. Program ini sangat sejalan dengan upaya kami dalam memajukan pendidikan digital di Jawa Barat, khususnya di wilayah kami. Dukungan akses internet yang disediakan akan sangat bermanfaat bagi para siswa dan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas lagi.”

Menjelang usianya yang ke-28 tahun, XL Axiata terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan digital di Indonesia, khususnya di panti asuhan, sekolah disabilitas, dan pesantren. Melalui inisiatif Gerakan Donasi Kuota (GDK), XL Axiata berupaya memberikan akses yang lebih luas terhadap internet dan teknologi digital bagi komunitas-komunitas yang membutuhkan, sehingga mereka dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Bantuan GDK ini diharapkan mampu menjadi jembatan untuk menciptakan kesetaraan digital dan mendorong terwujudnya generasi muda yang cakap teknologi di berbagai lapisan masyarakat.

Pada tahap ini, XL Axiata juga turut menyalurkan bantuan kepada 15 sekolah di bawah naungan Yayasan Lentera Membangun Bangsa. Ke-15 sekolah ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti di Gunungsitoli, Medan, Gunung Agung Tulang Bawang Barat Lampung, Curug Tangerang Banten, Kota Kupang NTT, Lekunik – Ba’a Pulau Rote, Manggarai Barat, hingga Tomohon Tengah Sulawesi Utara.

Baca Juga :  XL Axiata Hadirkan Bundling eSIM Prepaid dengan Xiaomi 14T Series

Selain 15 sekolah dari Sekolah Lentera Harapan dan SMKN 1 Cimahi, XL Axiata juga turut menyalurkan ke beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan yayasan seperti Ponpes Al Musyahadah, Ponpes Gratis Darul Hamid, Ponpes As-Sanuusiyyah, Panti Yatim Kebun Kopi, Mizan Amanah Pojok Yatim dan Dhuafa, Ponpoes Yatim Dhuáfa Insan Kamil Mandiri, SLB B Prima Bhakti Mulia, SLBN A Citeureup Cimahi, SLBN 2 Sentra PKPLK Cimahi, Ulul Azmi, SLB Cahaya Insani, dan Ponpes Baitul Anshor. Tentunya sekolah-sekolah dan yayasan tersebut berlokasi di area yang terjangkau oleh jaringan 4G XL Axiata. Dengan demikian fasilitas akses internet yang akan mereka terima berkualitas baik.

Partisipasi pelanggan

Program GDK membuka kesempatan bagi pelanggan untuk ikut berpartisipasi. Caranya mudah, yaitu melalui aplikasi Axisnet:

1. Aktifkan paket internet Bronet di aplikasi Axisnet (syarat dan ketentuan berlaku)

2. Pilih fitur Donasi Kuota.

3. Pilih kategori penerima manfaat, seperti Sekolah, Pesantren, Panti/Sekolah Disabilitas, atau Panti Asuhan.

4. Pilih besaran kuota yang ingin didonasikan, mulai dari 50MB, 100MB, hingga 150MB,

5. Konfirmasi donasi untuk menyelesaikan proses.

Untuk lebih memudahkan pelanggan yang ingin berpartisipasi, program ini juga telah terintegrasi dengan aplikasi MyXL sejak 6 September 2024.

Baca Juga :  XL Axiata Menyediakan Paket Roaming XL Pass Hingga ke Negara Turki

Sejak diluncurkan pada 5 Juni hingga akhir Juli 2024, lebih dari 20.000 pelanggan Axisnet telah berpartisipasi dalam program GDK. Melalui aplikasi Axisnet, pelanggan dapat mendonasikan kuota internet mereka kepada berbagai institusi pendidikan, termasuk sekolah, pesantren, panti disabilitas, dan panti asuhan. Donasi yang terkumpul dari periode tersebut telah mencapai sekitar 3.000.000 MB.

Prestasi SMKN 1 Cimahi

Pemilihan SMK Negeri 1 Cimahi sebagai salah satu sekolah penerima kuota GDK antara lain karena prestasi yang mampu mereka raih, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital. Pada Oktober 2023, sekolah ini berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi Haxathon Competition: Automation and Industrial IoT yang diadakan oleh Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha, bekerja sama dengan Rexroth Bosch Company. Ajang ini menguji para peserta dalam bidang otomasi industri dan Internet of Things (IoT) untuk menghadapi tantangan dalam dunia teknologi.

Kemudian pada Maret 2024, SMK Negeri 1 Cimahi juga berhasil menjuarai Maranatha Automation Championship 2024 yang juga diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Elektro Universitas Maranatha Bandung. Kompetisi yang mengusung tema “Intelligent Manufacture Solutions for the Future” ini menampilkan para talenta muda dalam bidang Teknik Elektro.

Pada kategori Apprentice, yang terbuka untuk siswa SMA/SMK/Sederajat, siswa-siswa Konsentrasi Keahlian Teknik Otomasi Industri (TOI) SMK Negeri 1 Cimahi berhasil menunjukkan keunggulan mereka dalam mengoperasikan dan mengontrol mesin melalui software Programmable Logic Controller (PLC). Dengan keterampilan ladder logic yang kuat, mereka berhasil menempati posisi prestisius dalam ajang kompetisi ini. (*).

Penulis : Aziz.

Editor : Zam.

Sumber Berita: Rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif
Daihatsu Raih Penghargaan CSR Jawa Barat 2026, Komitmen Pendidikan dan Lingkungan Tuai Apresiasi
Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini di Anugerah Fashion Show PKJB 2026
DPR Desak Taufiq Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Muncul Usulan Hukuman Kebiri
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:59 WIB

Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Senin, 6 Juli 2026 - 22:08 WIB

ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:41 WIB

Daihatsu Raih Penghargaan CSR Jawa Barat 2026, Komitmen Pendidikan dan Lingkungan Tuai Apresiasi

Berita Terbaru