Ditinggal Pergi ke Sawah, Rumah Udin Ludes Terbakar

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2019 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Musibah dialami Udin (54) warga Dusun Pahing RT/RW 01/02, Desa Legok, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Selasa (11/6/2019). Rumah permanen berukuran 54 meter persegi miliknya ludes dilalap si jago merah. Kebakaran diduga akibat penghuni rumah lupa mematikan tungku dapur yang ditinggal pergi ke sawah.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemilik rumah biasanya setiap pagi pukul 07.00 WIB selalu menyalakan tungku dapur untuk keperluan memasak. Lalu memasuki pukul 08.00 WIB pagi, rumah ditinggalkan kosong karena penghuni pergi ke sawah.

Namun saat waktu menunjukan pukul 09.30 WIB pagi, salah seorang warga setempat Wahid (56) yang tak lain tetangga korban, melihat api sudah membesar dari bagian dapur rumah. “Ya tiba-tiba saja api sudah mulai besar dari rumah Pak Udin, itu dari arah dapur. Langsung saya teriak panggil warga,” kata Wahid.

Ia bersama-sama dengan warga desa, berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sedangkan pemilik rumah saat itu belum mengetahui jika rumahnya terbakar. “Gak tahu, kan lagi keluar ke sawah biasanya kalau pagi. Jadi tahu-tahu pas api sudah dipadamkan, tapi rumahnya juga udah seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Lakukan Penilaian Lomba TPS Unik Pemilu 2024

Sementara Plt Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, M Khadafi Mufti SPd MSi menyebut, akibat musibah kebakaran kerugian yang dialami korban kurang lebih Rp59 juta. Sebab akibat kebakaran hanya menyisakan puing-puing bangunan rumah saja. “Kejadian kebakaran ini baru dilaporkan oleh aparat Desa Legok ke Kasi Trantib Kecamatan Cidahu, kemudian disampaikan laporan melalui pesan singkat WhatssApp,” terangnya.

Namun pihanya sangat menyayangkan, sebab saat terjadi kebakaran, warga atau aparat desa tidak langsung menghubungi kantor UPT Pemadam Kebakaran di nomor (0232) 871113. “Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan ke kantor UPT Damkar Kuningan. Layanan ini gratis dan tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Kembali Terima Donasi APD dari Pengusaha dan Media

Ia menghimbau, agar warga masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran melalui peran serta aktif dari pihak pemerintahan setempat. Misalnya menyediakan sistem proteksi kebakaran di lingkungan masing-masing, seperti penyuluhan bahaya kebakaran dan penyediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di setiap dusun atau blok di wilayahnya.

“Kami kirim dua orang anggota Damkar ke lokasi kejadian untuk mengetahui langsung penyebab kebakaran, dan untuk memastikan kebakaran aman. Sebab berdasarkan laporan yang diterima, tidak ada korban jiwa,” tutupnya.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terbaru