Dinkes Kabupaten Cirebon Berikan Imunisasi Meningitis pada 2.414 Jemaah Haji

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan pemberian vaksinasi Meningitis bagi jemaah haji asal Kabupaten Cirebon, salah satunya adalah yang digelar di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Selasa (17/4). Ini merupakan hal penting untuk bisa masuk Negara Arab Saudi.

Menurut Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Dedi Supriyatnataris, untuk kelancaran para jemaah haji masuk ke Arab Saudi maka para jemaah haji wajib untuk imunisasi vaksin meningitis dan juga imunisasi influence agar dalam melaksanakan haji tetap sehat dan bisa kembali ke tanah air.

Bacaan Lainnya

“Seluruh kegiatan ini untuk memberikan kelancaran bagi para jemaah haji untuk dokumen atau sertifikat kesehatan agar memiliki dokumen yang lengkap pada saat masuk ke Arab Saudi dan ini juga sebagai usaha mempersiapkan para jemaah haji agar siap dan sehat pada saat melaksanakan ibadah Haji,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (17/4).

Selain itu, lanjutnya, untuk tahun sekarang kuota bagi Kabupaten Cirebon berjumlah 2414 jemaah haji yang bisa berangkat ke Tanah Suci, dan vaksinasi Meningitis ini merupakan rangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh para calon jemaah haji setelah mendaftarkan diri dalam pemeriksaan di masing-masing Puskesmas di mana asal para jemaah haji.

“Vaksinasi Meningitis ini wajib bagi calon jemaah haji agar bisa masuk ke Negara Arab Saudi, karena Pemerintah Arab Saudi ingin melindungi Rakyat nya dari meningitis,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam hal ini melaksanakan Peraturan Menteri kesehatan No. 15 Tahun 2016 yang mana di setiap Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan pembinaan dan verifikas kesehatan dan mengeluarkan sertifikat kesehatan bagi para jemaah haji.

“Untuk acara vaksinasi ini merupakan rangkaian dari pembinan dan pelayanan kesehatan kepada 2.414 jemaah haji yang pada tahun ini dari Kabupaten Cirebon yang bisa berangkat Haji ke Tanah Suci,” tuturnya.

Menurutnya, ada calon jemaah haji yang umurnya 84 Tahun dan menjadi yang tertua dari Kabupaten Cirebon, karena Pemerintah memberikan prioritas bagi calon yang sepuh. “Dan dari tahun ke tahun ada peningkatan secara persentase jumlah calon jemaah haji usia muda atau usia produktif,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *