Dr. Zainal: Penderita Kusta Kebanyakan Menyerang Usia Produktif

- Redaksi

Rabu, 31 Januari 2018 - 12:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Penyakit kusta memang sudah menjadi momok yang menakutkan, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. Apalagi, kebanyakan penderitanya adalah di usia-usia produktif. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Astanajapura Dr. Zainal saat peringatan Hari Kusta Sedunia ke-65 di Puskesmas Astanajapura, Kecamatan Astanjapura Kabupaten Cirebon, Rabu (31/1).

“Kebanyakan penyakit kusta ini menyerang usia-usia produktif,” jelasnya saat ditemui awak media.

Baca Juga :  Jumat Agung, Jasa Marga Catat 298 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Karena itu, lanjut Zainal, pihaknya sudah memberikan penyuluhan-penyuluhan rutin kepada masyarakat terkait penyakit kusta. Adapun waktunya sekitar sebulan sekali kepada 18 orang. “Kami akan berikan gratis pengobatan selama setahun,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data, jumlah kasus penderita kusta di Kabupaten Cirebon sebanyak 232 di tahun 2017. Dari angka tersebut, perinciannya adalah penderita kusta kering sebanyak 6 orang, dan kusta basah sebanyak 226 orang. Sedangkan untuk pasien yang sembuh dari kusta sebanyak 40 orang. Sedangkan yang masih dalam pengobatan sebanyak 192 orang.

Baca Juga :  KNPI Gandeng OKP se Lemahabang Normalisasi aliran Sungai Singa Ratu dan Singa Raja

“Kami sudah membentuk forum untuk mencari penderita kusta di Kabupaten Cirebon. Jadi, tinggal kader itu sendiri yang mencari, sehingga puskesmas terbantu,” tuturnya.

Baca Juga :  Penanganan Sampah Terpadu Bisa menjadi Solusi

Untuk memudahkan dalam pencarian, Zainal menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi dan pemeriksaan di tiap-tiap puskesmas, pemasangan spanduk di tiap puskesmas, dan gerakan jabat tangan di penderita kusta.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Berita Terbaru