BPJS Kesehatan Peduli, Gerakan Sosial Kesehatan BPJS

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Sebagai badan hukum publik yang menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KlS) lebih dari empat tahun, BPJS Kesehatan juga senantiasa membantu dan merangkul masyarakat sekitar melalui berbagai gerakan sosial kemanusiaan, salah satunya adalah BPJS Kesehatan Peduli.

Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke-50 tahun tersebut merupakan wujud perhatian BPJS Kesehatan terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan, sekaligus ungkapan rasa syukur terhadap berbagai hal yang telah dicapai BPJS Kesehatan selama ini.

Bacaan Lainnya

“Bulan Ramadhan ini menjadi momen tersendiri untuk menjalin silaturahmi dan berbagi kebaikan kepada yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat menjawab kebutuhan para yatim piatu dan warga setempat yang kurang mampu, serta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, saat melakukan kunjungan ke Kelurahan Ciketlng Udik Bantar Gebang Bekasi dalam acara BPJS Kesehatan Peduli, Kamis (07/06).

Fachmijuga menjelaskan kembali bahwa BPJS Kesehatan menyiapkan sarana khusus bagi perusahaan maupun perorangan yang ingin bergerak membantu sesama yang kurang mampu melalui Program Donasi JKN-KIS. Melalui Program Donasi JKN-KIS, Badan Usaha dan perorangan dapat mendaftarkan keluarga yang kurang mampu menjadi peserta JKN-KIS.

“Program Donasi JKN-KIS ini diharapkan dapat menggerakkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Lewat program tersebut, kami ingin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menebar kebaikan kepada saudara setanah air kita. Mereka yang mampu bisa menyisihkan sebagian uangnya untuk membantu membiayai iuran bulanan JKN-KlS keluarga yang tergolong kurang mampu dari sisi finansial,” jelas Fachmi.

Pada kesempatan tersebut, Fachmi juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah warga setempat untuk memastikan mereka telah teredukasi dengan baik mengenai Program JKN-KlS. khususnya dalam hal memanfaatkan jaminan pelayanan kesehatan.

“Pendekatan secara langsung seperti ini kami lakukan agar seluruh masyarakat dari berbagai lapisan paham betul bagaimana tata cara memanfaatkan haknya memperoleh jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya,” ungkap Fachmi.

Sampai dengan 1 Juni 2018, terdapat 198.197.889 jiwa penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN-KlS. Dalam hal memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah berkerja sama dengan 22.184 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas Puskesmas. Klinik Pratama, Dokter Praktik Perorangan, dan Rumah SakitTipe D. Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan 5.081 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas Rumah Sakit, Klinik Utama, Apotek dan Optik.(Ziz/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *