Daya Tampung SMP Negeri Kabupaten Bekasi Hanya 50 Persen, Disdik Pastikan Semua Anak Tetap Sekolah

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Fathurochman, memberikan keterangan terkait daya tampung SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027. Disdik memastikan seluruh lulusan SD tetap memiliki akses pendidikan melalui sekolah negeri, swasta, MTs, pondok pesantren, hingga program Wajib Belajar 13 Tahun.

i

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Fathurochman, memberikan keterangan terkait daya tampung SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027. Disdik memastikan seluruh lulusan SD tetap memiliki akses pendidikan melalui sekolah negeri, swasta, MTs, pondok pesantren, hingga program Wajib Belajar 13 Tahun.

KABUPATEN BEKASI – Daya tampung SMP Negeri di Kabupaten Bekasi pada tahun ajaran 2026/2027 hanya mampu menampung sekitar 50 persen lulusan SD sederajat. Meski begitu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi memastikan seluruh anak tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta, Madrasah Tsanawiyah (MTs), pondok pesantren, hingga program Wajib Belajar 13 Tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Fathurochman, mengatakan jumlah lulusan SD sederajat tahun ini mencapai 63.784 siswa. Sementara itu, kuota yang tersedia di 56 SMP Negeri hanya sebanyak 32.032 kursi.

“Jumlah lulusan SD sekitar 63.784 siswa, sedangkan daya tampung SMP Negeri sekitar 32.032 siswa. Namun, tidak semua siswa melanjutkan ke sekolah negeri. Banyak yang memilih SMP swasta, MTs, pondok pesantren, maupun lembaga pendidikan lainnya,” ujar Imam.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi memang tidak menargetkan seluruh lulusan SD masuk ke SMP Negeri. Fokus pemerintah adalah memastikan setiap anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan melalui berbagai jalur yang tersedia.

“Yang kami pastikan adalah semua anak tetap bisa bersekolah. Pemerintah juga telah memberikan perhatian melalui program Wajib Belajar 13 Tahun,” katanya.

Baca Juga :  Aktifis 98, Dukung Langkah Mahasiswa Melaporkan Dugaan Tipikor Bangunan Sekolah ke Kejari

Menurut Imam, sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendukung pemerataan pendidikan di Kabupaten Bekasi. Karena itu, keberadaan sekolah swasta, MTs, dan pondok pesantren menjadi bagian dari sistem pendidikan yang saling melengkapi.

“Kalau semua harus masuk SMP Negeri tentu tidak memungkinkan. Sekolah swasta juga harus tetap berjalan, begitu juga MTs dan pondok pesantren yang menjadi pilihan masyarakat,” jelasnya.

Untuk membantu masyarakat, Pemkab Bekasi juga menyiapkan bantuan pendidikan bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta maupun lembaga pendidikan kesetaraan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan, termasuk kebutuhan transportasi.

Baca Juga :  Pendidikan Karakter Jadi Sorotan

Imam menyebutkan, bantuan itu akan diberikan kepada sekitar 5.000 siswa jenjang SD dan 1.000 siswa jenjang SMP.

“Mudah-mudahan pemerintah terus dapat memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat sehingga layanan pendidikan yang bermutu untuk semua dapat terwujud,” ucapnya.

Sementara itu, Disdik Kabupaten Bekasi memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 berlangsung transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama mengikuti proses seleksi tanpa praktik titip-menitip maupun intervensi dari pihak mana pun.

(advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Cuma 46 Orang, Sekolah Ini Tetap Dapat Bantuan CSR PT LX Pantos
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Membanggakan! Dosen IAI Nusantara Bekasi Lolos Program Bergengsi Lemhannas RI, Siap Cetak Generasi Berkarakter
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun
Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Siswa Cuma 46 Orang, Sekolah Ini Tetap Dapat Bantuan CSR PT LX Pantos

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:31 WIB

1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:08 WIB

Membanggakan! Dosen IAI Nusantara Bekasi Lolos Program Bergengsi Lemhannas RI, Siap Cetak Generasi Berkarakter

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami