Catut Nama Kepala Dinsos Majalengka, Pelaku Tipu Staf Dinsos

- Redaksi

Sabtu, 11 Mei 2019 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Majalengka -Salah seorang Staf Dinas Sosial kabupaten Majalengka menjadi korban penipuan yang mencatut nama pimpinannya dr Gandana Purwana. Beruntung staf yang lain selamat karena tersadar sedang terjebak dalam perangkap pelaku.

Yayat yang merupakan korban penipuan menjelaskan kronologis pada Rabu sore (08/5). Sekitar pukul 17.00 WIB, saat dirinya hendak pulang dari kantor tiba tiba ada pesan masuk dari aplikasi chat Whatsapp dengan nomor tanpa nama ber foto profil pimpinannya dr Gandana Purwana. Dalam pesannya pelaku minta dikirim uang 15 juta melalui nomor rekening BNI atas nama Algis Taufik dengan nomor rekening 0821.0067.47.

Terkecoh dengan foto profil, Yayat berusaha memenuhi permintaan pelaku yang mengatasnamakan pimpinannya bahkan ia harus meminjam sebagian uang kepada temannya karena karena saldo di rekeningnya kurang.

“sebelumnya saya berupaya menghubungi melalui sambungan telpon ke bapak (Kepala Dinas Gandana Purwana), tapi tidak dijawab dan menyarankan hubungi melalui WA saja, jadi saya kembali mengubungi melalui WA. Saya benar-benar kurang konsen karena pulang kantor di perjalanan sehingga ketika dapat pesan langsung dijawab dan dipenuhi,” kata Yayat.

Selain Yayat, pelaku juga mengirimkan pesan yang sama kepada Engkun yang merupakan Kasubag Umum Dinsos pada Kamis (09/5). Namun Engkun mengaku aneh dengan sikap pimpinannnya, karena tak biasanya bersikap meminjam uang seperti itu.

Karena curiga, Engkun langsung menghubungi dr Gandana yang memang saat itu sama sama sedang berada di kantor. Mendapati kabar seperti itu, dr Gandana kaget bukan kepalang hingga Dinsos geger karena Yayat yang sebelumnya telah mentransfer sejumlah uang sadar telah tertipu.

Baca Juga :  Taat Bayar Pajak, Delapan Perusahaan Peroleh Penghargaan

“Petama, pelaku mengirim pesan menanyakan saya sedang di mana, kemudian saya katakan saya sedang di kantor. Pesan berikutnya dia minta dikirim uang Rp15 juta. Kemudian, saya berupaya mencari uang hingga terkumpul Rp15 juta dan saya masukkan ke amplop untuk dikirim ke BNI. Hanya, ada yang janggal dengan permintaan uang tersebut karena tidak biasanya Bapak minta uang, jadi saya berupaya menghubunginya melalui sambungan telpon, ternyata ada di kantor,” papar Engkun.

Bukan hanya pegawai Dinsos, dua orang pengusaha Keling Surasa dan ade Rosito mengaku dikirimi pesan yang sama dari nomor yang sama seperti yang diterima Yayat dan Engkun. Bahkan, Keling Surasa hampir termakan penipuan tersebut. Diakuinya, keling sudah menyiapkan uang sesuai yang diminta pelaku yakni 15 juta. Namun karena dia kesulitan mentransfer ia berinisiatif untuk langsung memberikan uang yang sudah dikemas amplop putih tersebut kepada dr Gandana di kantor Dinsos.

Baca Juga :  Niat Tuker Tambah, Mobil dan Uang Melayang Dibawa Kabur Kacab M3

“Karena uangnya kontan, jadi saya berupaya mengirim langsung ke kantornya walaupun pelaku tetap ngotot minta ditransfer. Ternyata, setelah bertemu Kepala Dinas, dia ada di kantor dan mengaku tidak meminta uang. Rupaya banyak yang tertipu,” kata Keling Surasa yang bersyukur uangnya selamat.

Kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak berwajib dan sedang dilakukan penanganan oleh Cybercrime Polres Majalengka. (kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB