Bupati Perintahkan Seluruh Perangkat Daerah Turun Wilayah Titik Banjir

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2020 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melakukan aksi cepat peduli terhadap korban banjir yang melanda beberapa wilayah di 14 Kecamatan. Aksi cepat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Kamis (2/1).

Mengawali kerja pada tahun 2019, Eka menggelar diskusi bertajuk ‘coffee morning dengan puluhan jurnalis yang diikuti seluruh Kepala Perangkat Daerah.

Usai diskusi, Eka langsung membagi tugas seluruh Kepala PD serta Aparatur Sipil Negara (ASN) menyebar ke beberapa titik banjir yang terdiri dari 14 Kecamatan atau 21 desa yang ada di Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Ya banjir ini merupakan musibah bagi masyarakat, oleh sebab itu saya langsung pimpin kegiatan untuk langkah awal memberikan bantuan makanan atau keperluan bagi masyarakat yang terkena bencana banjir. Jadi ini semua perangkat daerah, dan hal ini bentuk dari kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena bencana banjir,”kata Eka.

Baca Juga :  Sekolah MI Al Ma`arif Perlu Sentuhan Pemerintah

Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bekasi, Uju beserta jajarannya. Terlebih dahulu memberikan bantuan serta mengucapkan bela sungkawa kepada korban meninggal karena tertimpa longsoran turap yang sedang dibangun, yang berada di Kampung Serang, Desa Sukadami. Kecamatan Cikarang Selatan.

Disana Eka bertemu dengan suami korban, Edi Firmansyah dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarganya. Diakhir lawatan ia memberikan bantuan berupa santunan kepada keluarga korban.

”Ya kami kesini untuk memberikan bantuan, karena hal ini merupakan musibah dari curah hujan yang begitu tinggi pada saat akhir tahun menjelang pergantian tahun. Namun dalam hal ini kami dari Pemkab Bekasi akan memanggil pihak pengembang untuk bertanggung jawab terkait longsornya turap dan hal ini jangan sampai terjadi kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  11 Hotel Archipelago Menerima Penghargaan dari Trip.com

Usai melihat korban meninggal, Bupati Bekasi beserta rombongan langsung meninjau beberapa wilayah titik banjir sekaligus memberikan bantuan berupa makananan dan minuman serta kebutuhan korban banjir.

”Wilayah titik banjir kan di 12 titik kecamatan dan dua kecamatan juga berpotensi. Jadi ada di 14 titik kecamatan. Bantuan serta kunjungan ini merupakan langkah awal dengan memeberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan,”ujarnya saat meninjau titik banjir di RW 15, Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Tambun Selatan.

Ia menuturkan, sengaja melibatkan seluruh kepala opd supaya seluruh masyarakat yang terkena musibah banjir dapat merasakan bantuan dari pemerintah serta merangsang kepedulian seluruh jajarannya.

Baca Juga :  Desa Muktiwari Kolaborasi Bersama PN Cikarang, Problematik Persoalan Hukum di Masyarakat

”Bantuan awal ini kami tidak menggunakan APBD melainkan swadaya dari masing masing OPD. Adapun dari APBD, sebagian kami berikan melalui BPBD dan Dinas Sosial seperti bantuan dapur umum, serta kebutuhan perahu karet dan air bersih,” jelas Eka.

Selain itu, untuk jangka panjang Eka menyampaikan, pihaknya sudah memetakan beberapa titik yang rawan banjir dengan membangun perbaikan drainase serta membangun tendon air untuk mengatasi masalah banjir.

”Kami sudah lakukan intervensi anggaran untuk mengalokasi biaya untuk menangani banjir. Jadi harapan kami kalau hujan sebentar atau lama masyarakat tidak merasakan banjir, dan yang terpenting warga juga dapat menjaga kebersihan untuk tidak buang sampah sembarangan atau saluran air.” pungkasnya.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru