Sekolah MI Al Ma`arif Perlu Sentuhan Pemerintah

- Redaksi

Kamis, 26 Juli 2018 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sekolah barbasis agama (Red. Madrasah Ibtidaiyah) yang berada di Blok Pesantren Desa Buntet Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon kondisi sarana dan prasarananya sangat memprihatinkan setelah 7 tahun berjalan belum pernah mendapatkan sentuhan dari Pemerintah ataupun Dinas terkait.

Ditemui dikomplek Madrasah Ibtidaiyah, Kepala Sekolah, Ustad Wildan, S.Pd.I mengatakan jika Sekolah sudah 7 tahun berjalan dan sudah berhasil meluluskan 1 angkatan,Kamis (26/7)

Baca Juga :  Optimalkan Penyerapan Anggaran, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Lakukan Hal Ini

“Alhamdulillah sekolah kami sudah berhasil meluluskan satu angkatan dan sekarang genap 7 tahun berdiri,”imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampak Depan.

Masih menurut Ustad Wildan sarana dan prasarana seadanya hanya tiga ruang kelas, makanya setiap ruangan diisi oleh 2 kelas, karena sampai hari belum pernah mendapatkan sentuhan dari Kementerian Agama maupun Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Bekasi Lakukan Penertiban Pengamen

“Kami disini harus bisa memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada, hanya tiga ruang kelas dan setiap ruangan kami bagi 2 kelas agar bisa menampung dari kelas 1 hingga kelas 6”,di Desa Buntet sendiri untuk Sekolah Madrasah Ibtidaiyah sebetulnya MI Al-Ma`arif itu satu – satunya, kami pihak sekolah mencoba terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Di Desa kami.

Baca Juga :  Disbudpora Optimis Raih Hattrick Juara di PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara

Sekarang kami tengah mempersiapkan akreditasi dari Kementerian Agama dan memerlukan persiapan baik dari sistem maupun finansial untuk tim akreditasi dari pusat.

“Isnya Allah tahun ini Sekolah kami akan Akreditasi, kami tengah mempersiapkan biaya untuk menyambut tim aksesor dari kementerian Agama,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT
Naik Panzer Anoa Gratis! Pameran Alutsista TNI Bikin Anak-anak Antusias di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:16 WIB

1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami