Bupati Bekasi Minta Jajarannya Tingkatkan Pengawasan Atas Ditemukannya Terkait Cluster Baru Kasus Covid-19

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2020 - 11:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Sehubungan dengan ditemukannya cluster baru kasus Covid-19 di salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meminta jajarannya untuk meningkatkan pengawasan, sinergi dan koordinasi yang baik. Hal tersebut disampaikannya dalam kesempatan Rapat Evaluasi PSBB yang digelar pada Kamis, (2/7/2020) di Ruang Rapat Bupati.

Dihadapan peserta rapat, dirinya mengungkapkan bahwa yang terjadi saat ini perlu disikapi secara serius mengingat di Kabupaten Bekasi merupakan daerah dengan Kawasan Industri terbesar.

“Kita ini kan daerah industri, jadi harus betul betul dijaga, jangan sampai ada lagi penambahan cluster cluster Covid Baru dari sektor Industri.” Ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta kepada seluruh dinas terkait seperti Dinas Perindustrian untuk meningkatkan Komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi dan DPRD Setujui Raperda Pengelolaan Sampah dan Tandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD 2025–2029

Sementara itu, diwawancarai ditempat terpisah, dr Alamsyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi menyampaikan, kerjasama yang baik antara perusahaan dengan tim gugus tugas merupakan suatu hal yang penting untuk dibangun.

“Tentunya kami juga harus membangun kerjasama yang baik antar tim gugus tugas dengan pengelola kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Dirinya menyebut, dibangunnya kerjasama ini agar tercipta keterbukaan dan kecepatan dalam hal penanganan kasus Covid-19 yang ada di perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Keterbukaan dan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam usaha kita bersama. Untuk apa? Tentu untuk memitigasi dan mengambil langkah-langkah kedepannya sehingga penyebaran dapat kita putus,”

Baca Juga :  Volume Lalin, Tiga Ruas Tol Regional Nusantara Catat Peningkatan 

Alamsyah juga mengatakan, hingga kamis sore (2/7) tercatat sebanyak 21 orang karyawan telah dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan test PCR. Hal ini terjadi disalah satu perusahaan yang berada di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi.

“Benar, kami juga telah menelusuri hal tersebut. Sebanyak 21 karyawan di PT Unilever dinyatakan positif dan telah dilakukan isolasi baik di rumah sakit atau wisma rujukan pemerintah, “katanya.

Ia menjelaskan, swab test juga telah dilakukan kepada seluruh karyawan yang ada di perusahaan tersebut. Dan untuk sementara perusahaan tersebut telah menghentikan operasionalnya untuk sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga :  Deklarasi Layanan Kesehatan Berbasis NIK, Pemkab Bekasi Berkomitmen Berikan Pelayanan Maksimal

“Semua karyawannya sudah dilakukan swab test. Dan perusahannya juga telah berhenti beroperasi untuk sementara,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, kepada masyarakat Kabupaten Bekasi tidak perlu khawatir dan panik. Karena tindakan yang dilakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat di lingkungan sekitar sudah dilakukan dengan sangat ketat dan sudah sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kepada seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak perlu kahwatir mengenai kontaminasi produk, karena sejauh ini belum ada bukti transmisi penyakit melalui barang konsumen atau produk sehari-hari, baik selama wabah ini atau wabah yang serupa sebelumnya (misalnya SARS), untuk itu kemungkinan adanya hal ini sangat kecil untuk terjadi.” tutupnya.

(Advertorial)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:27 WIB

32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo

Berita Terbaru