RakyatJabarNews.com, Cirebon – Musim buah durian menjadi magnet bagi para penggemarnya. Banyak kalangan yang berburu buah berduri tajam dan mengeluarkan wangi yang khas ini di berbagai pelosok di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Seperti yang diceritakan oleh salah seorang pedagang buah durian asal Desa Wangkelang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon.
Elon (60), yang membuka lapak buah durian di bilangan Jalan Cipejeuh, Kamarang, perbatasan Desa Wangkelang dan Belawa mengatakan, musim durian pada tahun ini banyak pembeli dari luar kabupaten yang sengaja untuk merasakan manisnya durian jatuhan miliknya.
“Untuk musim durian sekarang dimulai pada akhir Oktober dan November. Kita sudah menjual durian jatuhan karena sudah terkenal jika murian dari sini merupakan matang pohon, sampai ada yang sengaja mencari durian jatuhan dari kota sekitaran,” jelasnya saat ditemui awal media, Minggu (3/12).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditambahkan Elon, penjualan buah durian sudah 2 bulan ini rata-rata habis lebih dari 100 buah durian setiap harinya. Para pembelinya pun berasal dari berbagai daerah mulai dari Bandung, Sumedang, dan daerah tetangga sekitar yang sudah mengetahui kualitas durian dari wilayah perbukitan sekitar tempat ini, baik daerah Greged dan sekitarnya.
“Pembeli datang ke sini karena mereka tidak akan kecewa. Durian dijamin matang pohon, sehingga pembeli bukan hanya warga sekitar, namun banyak dari Kota Bandung, Sumedang, dan sebagainya. Dan jika hari cerah, penjualan lumayan di atas 100 sampai 200 buah durian setiap harinya, dimulai dari harga 30 ribuan sampai 70 ribuan saja,” terangnya.
Masih menurut Elon, kemahsyuran durian lokal tidak lepas dari pedagang durian Lugu Ratam (alm) di Desa Belawa era tahun 1980 sampai akhir 1990. Kala itu, dia dikenal oleh banyak orang dari berbagai daerah. Karena pada masa itu, durian lokal desa setempat sangat berkualitas. Apalagi, buah durian yang dijual merupakan buah durian jatuhan, sehingga rasanya manis, berdaging tebal, dan harga pun bisa dikompromi.
“Walaupun buah durian di sini jenis lokal seperti durian jenis Papua, Durian turunan montong, dan lainnya, buah durian lokal matang pohon yang dikenal luas pada era tahun 90-an pada saat pak Lugu Ratam itulah yang hingga sekarang banyak diburu,” pungkasnya.(Juf/RJN)









