Buah Durian Jatuhan, Buruan Manis Para Penikmat Durian

- Redaksi

Minggu, 3 Desember 2017 - 17:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Musim buah durian menjadi magnet bagi para penggemarnya. Banyak kalangan yang berburu buah berduri tajam dan mengeluarkan wangi yang khas ini di berbagai pelosok di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Seperti yang diceritakan oleh salah seorang pedagang buah durian asal Desa Wangkelang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon.

Elon (60), yang membuka lapak buah durian di bilangan Jalan Cipejeuh, Kamarang, perbatasan Desa Wangkelang dan Belawa mengatakan, musim durian pada tahun ini banyak pembeli dari luar kabupaten yang sengaja untuk merasakan manisnya durian jatuhan miliknya.

Baca Juga :  Sekolah MI Al Ma`arif Perlu Sentuhan Pemerintah

“Untuk musim durian sekarang dimulai pada akhir Oktober dan November. Kita sudah menjual durian jatuhan karena sudah terkenal jika murian dari sini merupakan matang pohon, sampai ada yang sengaja mencari durian jatuhan dari kota sekitaran,” jelasnya saat ditemui awal media, Minggu (3/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan Elon, penjualan buah durian sudah 2 bulan ini rata-rata habis lebih dari 100 buah durian setiap harinya. Para pembelinya pun berasal dari berbagai daerah mulai dari Bandung, Sumedang, dan daerah tetangga sekitar yang sudah mengetahui kualitas durian dari wilayah perbukitan sekitar tempat ini, baik daerah Greged dan sekitarnya.

Baca Juga :  Cirebon Kelana, Lebih Khas dengan Varian Cake-nya

“Pembeli datang ke sini karena mereka tidak akan kecewa. Durian dijamin matang pohon, sehingga pembeli bukan hanya warga sekitar, namun banyak dari Kota Bandung, Sumedang, dan sebagainya. Dan jika hari cerah, penjualan lumayan di atas 100 sampai 200 buah durian setiap harinya, dimulai dari harga 30 ribuan sampai 70 ribuan saja,” terangnya.

Masih menurut Elon, kemahsyuran durian lokal tidak lepas dari pedagang durian Lugu Ratam (alm) di Desa Belawa era tahun 1980 sampai akhir 1990. Kala itu, dia dikenal oleh banyak orang dari berbagai daerah. Karena pada masa itu, durian lokal desa setempat sangat berkualitas. Apalagi, buah durian yang dijual merupakan buah durian jatuhan, sehingga rasanya manis, berdaging tebal, dan harga pun bisa dikompromi.

Baca Juga :  Hotel Aston Imperial Bekasi, Perkuat Ajang Silaturahmi Sekaligus Bukber Klien

“Walaupun buah durian di sini jenis lokal seperti durian jenis Papua, Durian turunan montong, dan lainnya, buah durian lokal matang pohon yang dikenal luas pada era tahun 90-an pada saat pak Lugu Ratam itulah yang hingga sekarang banyak diburu,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND
Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Kamis, 3 September 2026 - 19:39 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB