Bikin Postingan Rasis dan Menghina Ulama di Medsos, Dicky Dipolisikan Santri

- Redaksi

Rabu, 14 November 2018 - 06:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN – Selasa, 13 November 2018, beberapa santri, Alumni pesantren dan simpatisan K.H.R. Kholil As’ad Syamsul Arifin se-Jabodetabek, didampingi kantor hukum A.F.H & REKAN mendatangi Mabes POLRI.

Mereka diterima oleh Direktorat Reskrim Ciber Crime dan menyerahkan beberapa bukti antara lain : Print out akun Facebook atas nama Dicky Akhmad, printout postingan penghinaan dan kata-kata kotor, Tanda bukti lapor dari Polres Situbondo dll.

Pihak Cyber Crime Mabes POLRI akan segera berkordinasi dan mefollowup laporan dari masyarakat, menurut AKP. Cesario, S.H.SI.K. yang menerima langsung dokumen yang diserahkan oleh Eka Ready selaku Pelapor.

Menurut Eka Riady Sekretaris IKSASS Jabodetabek, ia menyatakan, “alumni pesantren PP Walisongo dan simpatisan KHR. Kholil As’ad Syamsul Arifin yang di Jabodetabek telah dibikin gerah oleh akun yang bernama Dicky Akhmad di Facebook.”

“Akun ini sebenarnya, sebelumnya telah dilaporkan di Polres Situbondo, pada 12 November 2018 yang lalu oleh pihak santri dan alumni, Simpatisan KHR. Kholil As’ad Syamsul Arifin, di Jawa Timur. Makanya, kami datang ke Mabes POLRI, dengan harapan agar kepolisian bisa segera memproses dan menangkap pelaku, “jelasnya.

Baca Juga :  DKCTR Kab. Bekasi Pembangunan Gedung PPA di Wil Polres Metro Bekasi Merupakan Program Pemerintah

Sementara itu, Ahmad Fauzi, selaku Penasihat hukum dari kantor A.F.H & REKAN mengatakan, pihaknya, yang juga merupakan alumni pesantren, merasa terpanggil untuk memberikan pendampingan kepada Eka Riyadi dkk.

Bagi Fauzi, langkah santri untuk melaporkan akun bernama Dicky Akhmad adalah sudah tepat dan harus didorong. Hal demikian untuk mendorong dan mengantisipasi agar di lapangan tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Selain itu, agar masyarakat hati-hati dan tidak seenaknya dalam membuat pernyataan di media sosial, meskipun berbeda pilihan politiknya, “jelasnya.

Baca Juga :  Musrenbang Desa Wanajaya Dihadiri Camat Cibitung

Perbedaan pilihan politik, sesungguhnya hal biasa dan hak setiap warga negara. Dalam hal ini, Negara menjamin bagi setiap orang untuk menentukan pilihan politiknya. Tapi jika hal tersebut dikaitkan dengan penghinaan, hoax dan apalagi menghina tokoh dan ulama’ maka pasti akan ada reaksi dan gejolak. Oleh karena itulah kita mendorong dan meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap Terlapor,”katanya. (ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan
3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik
5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps
5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota
XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:55 WIB

10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

Kamis, 10 September 2026 - 08:03 WIB

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik

Rabu, 9 September 2026 - 12:05 WIB

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps

Jumat, 4 September 2026 - 14:34 WIB

5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota

Jumat, 4 September 2026 - 14:09 WIB

XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G

Berita Terbaru