Cegah Sengketa Lahan, Pemkab Subang Jalin Kerja Sama Dengan BPN

- Redaksi

Selasa, 30 April 2019 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ruhimat, Bupati Subang.

i

Foto: Ruhimat, Bupati Subang.

RJN, Subang – 27 Kepala Daerah se-provinsi Jawa Barat termasuk Bupati Subang, Ruhimat melaksanakan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah se-Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di aula barat Gedung Sate Bandung,  kemarin.

Naskah perjanjian kerja sama antara Pemda Subang dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Subang tentang Persertifikatan tanah, penanganan permasalahan aset tanah dan pengintegrasian data pertanahan dengan perpajakan daerah serta pemanfaatan zona nilai tanah.

Bupati Subang juga menandatangani nota kesepahaman antara Pemda Subang dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat tentang pensertifikatan tanah, penanganan permasalahan aset tanah dan pengintegrasian data pertanahab dengan perpajakan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dan juga turut mendampingi Bupati pada kegiatan tersebut Pj. Sekda Subang, Aminudin, Kepala Bapenda Dadang Kurnianudin, Kepala Irda Cecep Supriatin dan Kepala BPKD Syawal.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, dan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Baca Juga :  Milasari Kusumo Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat Wonosobo dengan Reformasi Ekonomi Kerakyatan

Menurut juru bicara KPK Febri Diansyah, perjanjian kerja sama antara Pemda dengan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) meliputi pertama, Sertifikasi Tanah Pemerintah dalam rangka mendorong penertiban aset Pemda terutama tanah. Kedua, koneksi host to host untuk BPHTB sehingga pencatatan penerimaan dilakukan secara elektronik. Ketiga, Penggunaan Data Bersama Zonasi Nilai Tanah dalam konteks optimalisasi pendapatan asli daerah kabupaten/kota.

“Dengan pencatatan tersebut, diharapkan penerimaan daerah bisa meningkat dan meminimalisir penyimpangan oleh pihak-pihak tertentu.

Basaria Panjaitan dalam sambutannya memaparkan bahwa tujuan kegiatan ini ialah mengoptimalkan supaya pendapatan daerah itu bisa ditingkatkan dan semua pajak-pajak bisa diawasi semua terekap langsung masuk ke bank daerah yang ada di bank BJB dalam hal ini.

Ia menuturkan pendapatan yang masuk melalui Bank BJB nantinya dimonitoring oleh pemda secara berkelanjutan. Sehingga, sambung dia, diperlukan pembuatan sistem terpadu secara online yang bisa dilihat cukup dengan smartphone saja. Contohnya Pemkot Makassar yang sudah menerapkan sistem tersebut. Kepala daerah bisa melihat secara real time pertembuhan pendapatan melalui sistem berbasis aplikasi.

Baca Juga :  Dani Ramdan: Ruas Jalan CBL akan Diperbaiki Secara Bertahap

“Ke depan semua pendapatan itu bisa diawasi oleh kepala daerah melalui sistem, bahkan di dalam handphonenya bisa diawasi langsung. Setiap saat berapa real time yang pertumbuhan yang ada,” ungkap dia.

Sejauh ini PAD di Jabar sudah cukup baik. Namun perlu optimalisasi lagi agar potensi pendapatan bisa didapatkan oleh daerah.

Gubernur Ridwan Kamil pun menyambut baik bimbingan yang diberikan KPK melalui program kerja sama ini. Menurutnya, sering kali ada gugatan hingga pendudukan fisik terhadap aset dan barang milik pemerintah daerah. Kerja sama dengan BPN ini diharapkan menjadi upaya agar aset atau barang daerah tidak hilang dan diakui oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Terima Hibah Aset Tetap Renovasi Gedung Pengadilan Negeri Cikarang

Sering kali kalau untuk aset dan barang milik daerah ada gugatan dan ramai pendudukan fisik dan lain sebagainya. Sekarang kita akselerasi agar tidak ada aset yang hilang dalam perjalannya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Emil.

Sementara dari sisi pendapatan daerah, lanjut Emil, ada perilaku koruptif melalui penyelewengan anggaran pemasukan yang dilakukan oleh oknum tertentu, sehingga pendapatan daerah tidak optimal.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan akan mengirimkan tim untuk mengadopsi sistem pengawasan yang sudah berjalan di Kota Makassar. Sehingga, ke depan optimalisasi pendapatan juga bisa terwujud.

“Makassar yang sudah sangat baik. Mudah mudahan kita akan kirim Tim untuk mengakselerasi sehingga apa yang kita khawatirkan bisa kita perbaiki dengan sebuah cara,” ucap Emil sapaan Ridwan Kamil.

Emil mengakui dengan sistem tersebut nantinya mempersempit celah-celah korupsi. Banyak modus-modus korupsi yang membuat pendapatan daerah belum optimal.

(sep/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !