Milasari Kusumo Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat Wonosobo dengan Reformasi Ekonomi Kerakyatan

  • Whatsapp
Caleg DPR RI Partai Berkarya Dapil Jateng VI, Milasari Kusumo Anggraini (kiri) usai menjadi narasumber dalam Lokakarya Ekonomi Kerakyatan bersama Goro di Dieng Extrashow, Kabupaten Wonosobo.

RJN, Nasional – Direktur Utama PT. Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Wonosobo dan Temanggung melalui reformasi ekonomi kerakyatan. Hal itu disampaikan Mila saat menjadi narasumber dalam Lokakarya Ekonomi Kerakyatan bersama Goro di Dieng Extrashow, Kabupaten Wonosobo beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

“Bersama Goro, kita akan bina dan arahkan masyarakat disertai dengan pendidikan yang berkesinambungan dalam mengembangkan usahanya. Supaya mereka sampai ke standar produk yang bagus seperti standar internasional. Itu menjadi tantangan kita saat ini,” ujar Mila (12/10).

Lebih lanjut, Mila juga menyampaikan pentingnya kemitraan yang memberikan kemudahan dan keuntungan bagi petani. Goro sebagai supermarket di bawah naungan PT. Berkarya Makmur Sejahtera ini akan melakukan kemitraan dengan para petani, sehingga mereka bisa menjual produknya dengan harga yang layak.

“Dengan hadirnya Goro, maka petani tidak lagi hanya menunggu penadah yang akan membeli produknya. Harapannya, sistem kemitraan ini dapat secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Terakhir, Milasari yang juga merupakan Caleg DPR RI Partai Berkarya Dapil Jateng VI meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Purworejo dan Wonosobo dengan nomor urut 1 ini  mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk berani berwirausaha dan berinovasi dalam menghasilkan produk yang berkualitas.

“Dibutuhkan inovasi dan konsistensi dalam membangun usaha apapun bentuknya. Untuk itu, perlu dimulai dari sekarang semangat berwirausaha kita,” tutupnya.

Kegiatan lokakarya tersebut mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Wonosobo. Hal itu terbukti dari jumlah audiens yang berjumlah lebih dari 300 orang.(ziz/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *