Asyera Wundalero : Terimakasih atas kehadiran Himapindo di Nusa Tenggara Timur

- Redaksi

Senin, 20 Desember 2021 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional – Sebuah negara akan dikatakan sebagai negara maju secara ekonomi jika jumlah pengusaha minimal 7% dari jumlah penduduk Indonesia. Sementara jumlah Pengusaha Indonesia masih di angkat 3,47% dan kebanyakan masih pengusaha UMKM dengan omset, aset dan juga jaringan sangat terbatas. di Sumba Barat Daya, Senin (20/12/2021).

Dalam upaya percepatan peningkatan jumlah pengusaha terdidik, Budiyanto bersama Himapindo (Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia) melakukan Deklarasi Komitmen mahasiswa Indonesia di Nusa Tenggara Timur untuk ikut serta mendorong percepatan jumlah pengusaha mahasiswa di Indonesia Timur dengan mendirikan Himapindo Indonesia Timur di Nusa Tenggara Timur.

Tokoh Muda Pulau Sumba, Titus Kurra siap menjadi lokomotif pergerakan mendorong agar para mahasiswa Indonesia di Nusa Tenggara Timur menjadi Pengusaha sebelum Sarjana dan memastikan Sarjana yang Pengusaha. “Kami akan berusaha sekuat tenaga agar mahasiswa di Indonesia Timur menjadi gerbong massive pergerakan ekonomi Indonesia untuk percepatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia Timur khususnya Nusa Tenggara Timur”, tegas Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Tribuana Tunggal Dewi Malang ini.

Titus juga menegaskan bahwa “Tidak ada pilihan lain bagi mahasiswa di Nusa Tenggara Timur, harus berani ambil bagian bersama mahasiswa lainnya di Indonesia untuk bergabung bersama Himapindo untuk mengusung visi menjadi Pengusaha sebelum Sarjana karena anak muda sekarang adalah pemimpin bangsa kedepan”.

“Perlu strategi dan komunikasi yang tepat dan cepat untuk memperkuat jaringan eksternal Nusa Tenggara Timur sebagai sebuah kekuatan lingkungan global untuk membangun Indonesia Timur dengan kebersamaan banyak pihak yang saling menguatkan dan Himapindo adalah salah satu jaringannya”, tegas Dosen Stimikom Stella Maris Sumba ini.

Baca Juga :  Anggota DPRD dari Fraksi PKS Soroti Kondisi Jalan Raya Cikarang-Cibarusah Rawan Macet dan Rusak

Dihadiri lebih dari 100 Mahasiswa dari 6 Perguruan Tinggi di Nusa Tenggara Timur, Deklarasi Himapindo juga dihadiri oleh Ibu Dokter Asyera Respati Wundalero Anggota DPD RI perwakilan Nusa Tenggara Timur, Rektor Kampus STIMIKOM Stella Maris Sumba Drs. Alexander Addis M.M, Bernardus Bullu, SH Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta Alfredo Perwakilan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumba Barat Daya.

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan oleh Dokter Asyera Respati Wundalero dan juga Drs. Alexander Rektor STIMIKOM Stella Maris Sumba atas keberadaan Himapindo di Nusa Tenggara Timur, “kami mengucapkan terima kasih kepada Himapindo yang bersedia hadir dan melibatkan mahasiswa di Nusa Tenggara Timur untuk didorong menjadi Pengusaha sebelum Sarjana sebagai langkah maju mempersiapkan generasi muda lebih baik di Nusa Tenggara Timur”, tegasnya.

Dan Rektor STIMIKOM Drs. Alexander Addis berpesan sambil mengenang perjuangan pendirian STIMIKOM di Sumba bahwa “perlu kesabaran untuk berjuang lebih maju, abaikan apapun pesimisme orang lain, terus melangkah karena keberhasilan hanya bisa dicapai dengan perjuangan yang terus menerus dilakukan tanpa lelah, dan kalian akan menikmati hasilnya kemudian”, tegasnya.

Baca Juga :  Alexander Addis : Perjuangan membutuhkan Kesabaran

Himapindo akan terus menjadi Lokomotif Pergerakan Revolusi Ekonomi Mahasiswa Indonesia untuk Membangun Fondasi Peradaban Ekonomi Indonesia yang Berdaulat dan Mensejahterakan Rakyat dan Bangsa Indonesia. HImapindo akan selalu Mandiri, Sinergi dan Mengabdi kepada Bangsa dan Negara Indonesia menuju Indonesia Maju yang Maju Bangsanya dan Sejahtera Rakyatnya.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum
Sosialisasi SPMB di Kabupaten Bekasi Diperkuat, Pranoto Tekankan Pencegahan Masalah PPDB
DPRD Bekasi Warning Disdik, SPMB 2026 Jangan Sampai Chaos Lagi
Tri Adhianto Tegaskan SPMB Bekasi Tanpa Titipan, Gandeng Kejari
Asep Surya Bikin Heboh Galaksi SDIT An-Nur, Siswa Diminta Berani Mimpi Besar
Pendidikan Karakter Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:49 WIB

Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum

Senin, 11 Mei 2026 - 13:59 WIB

Sosialisasi SPMB di Kabupaten Bekasi Diperkuat, Pranoto Tekankan Pencegahan Masalah PPDB

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB

DPRD Bekasi Warning Disdik, SPMB 2026 Jangan Sampai Chaos Lagi

Berita Terbaru