Asal-usul Nama Kerajaan Ubur-ubur, Darimanakah Asalnya?

- Redaksi

Selasa, 14 Agustus 2018 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pejabat Kerajaan Ubur-ubur

i

Foto: Pejabat Kerajaan Ubur-ubur

RJN, Serang– Kerajaan Ubur-ubur di lingkungan Sayabulu, Kota Serang, Banten membuat resah warga. Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus turun langsung bersama kepolisian untuk mengecek dugaan adanya penyebaran aliran diduga menyimpang tersebut.

Pada Selasa (14/8/2018) dua orang pengurus Kerajaan Ubur-ubur dipanggil oleh pihak Polres Serang Kota. Pertama adalah Sony selaku seksi keamanan dan Nursalim sebagai Ketua Program Kerajaan Urusan Ritual dan lain-lain.

Baca Juga :  Polri Gandeng Pers Cegah Potensi Meningkatnya Hoaks di Tahun Politik

Dari kedua orang tersebut yang diperiksa, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan pimpinan mereka menggunakan nama Kerajaan Ubur-ubur hanya sekedar penamaan. Ada 8 pengikut tetap yang ikut dalam setiap kegiatan Aisyah dan suaminya.

 

“Sementara ini hanya nama-namaannya saja,” ujar Komarudin kepada detikcom, Serang, Banten, Selasa (14/8/2018).

Di kelompok mereka, Aisyah menurutnya meminta sumbangan kepada setiap anggota. Jumlahnya tidak ditentukan dan hanya sukarela untuk mendukung kegiatan Kerajaan Ubur-ubur.
“Belum ada indikasi ke arah penipuan, kalaupun ada iuran, itu sebatas sukarela,” katanya.

Baca Juga :  Menteri PUPR Tinjau Tiga Ruas Jalan Tol JORR 2 Milik Kelompok Usaha Jasa Marga

Polisi menurutnya terus mendalami Kerajaan Ubur-ubur yang membuat resah warga. Termasuk apakah ada unsur penistaan agama oleh kelompok tersebut. Rencananya, pemanggilan akan terus dilakukan sampai kepada pimpinan kerajaan.(red/RJN)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal
XLSMART Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
Sambut Nataru, PT JMRB Optimalkan Layanan dengan Resmikan Swiss-Belexpress Hotel di Travoy Rest 379A

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:16 WIB

Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:21 WIB

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur

Berita Terbaru