Ditanya Impor Beras, Mendag: Sudah Cukup, Sudah Banyak

- Redaksi

Kamis, 20 September 2018 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melontarkan pernyataan terkait impor beras yang dilakukan Kementerian Perdagangan. Kemarin, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menanggapi dingin pernyataan tersebut.

Hari ini saat ditemui di Kementerian Keuangan, Enggar juga enggan berkomentar banyak terkait masalah impor beras tersebut. Saat ditanyakan oleh awak media Enggar hanya tertawa kecil dan sedikit pernyataan.

“He he, sudah cukup, sudah banyak ya,” ujar Enggar di sela acara Rakernas di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Baca Juga :  Atasi Kenaikan Harga Beras, Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pasar Beras dan Distribusi SPHP

Sebelumnya, Enggar sempat menjelaskan soal total kuota impor beras dari hasil rapat koordinasi antar menteri yaitu 2 juta ton.

“Itu rakor bukan saya itu rakor memutuskan sesuai UU sesuai dengan PP, Perpres saya mengeluarkan surat tugas pada Bulog yang juga hadir di situ. Kenapa karena dia harus impor dan kemampuan produksi beras kita kurang. Bulog melakukan impor dengan tender terbuka, semua itu sudah wilayahnya Bulog itu. Baru setelah itu beras itu jadi cadangan pemerintah. Kami menugaskan Bulog untuk penetrasi ke pedagang pasar baik ke mitra itu,” jelas dia di kawasan Kalideres.

Baca Juga :  Beras Langka dan Mahal di Pasaran

Enggar lebih lanjut menjelaskan pernah mendapat informasi bahwa gudang Bulog memiliki daya tampung 4 juta ton beras namun beberapa bagian disewakan untuk dikomersilkan.

Baca Juga :  BKPSDM Kabupaten Bekasi Pastikan Kesiapan Penuh untuk Pelantikan 9.051 PPPK

“Gudang dari Bulog itu 4 juta kemudian sebagian itu dari gudang itu di komersialkan bagaimana kebutuhannya itu urusan korporasi ada bagiannya. Kami sesuai rakor sesuai permintaan. Kemudian ada pula perintah untuk serap dia beras dalam negeri. Sampai sekarang penyerapan belum maksimal stok sekarang 2,2 juta hanya terserap dan baru terserap sekitar 800, komersial 130 ton dan yang lainnya eks impor,” papar dia.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar
Ada Pesan Khusus Presiden Prabowo untuk Putra Sayuti Melik, Wawali Bekasi Datang Langsung
Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Bikin Bangga! 83,10 Persen Pemuda Bekasi Ternyata Tak Merokok, Tertinggi di Jabar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB