oleh

Tarif Tol Diwacanakan Akan Turun

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Merebaknya kabar kenaikan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi Pertalite, membuat pemerintah pusat berencana menurunkan tarif tol khusus untuk kendaraan seperti truk, dari kategori ringan sampai berat, dan sebagainya yang biasa digunakan untuk niaga atau distribusi barang.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon Abdul Majid, pihaknya akan mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan rencana tersebut. Karena dampaknya akan sangat signifikan, terutama di Kota Cirebon yang memasukan dan mengirim barangnya melalui Tol Cipali.

“Karena mahalnya tarif tol, sehingga banyak kendaraan niaga yang memilih melewati jalur Pantura ketimbang Tol Cipali. Dan biasanya ini akan memperlama pengiriman barang,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya di Jl. Yos Sudarso Kota Cirebon, Senin (27/3).

Karena itu, dengan turunnya harga tarif tol khusus kendaraan niaga, maka akan memperlancar pendistribusian barang dan lebih efisien. Sehingga, harga barang pun tidak perlu untuk naik.

“Rata rata turunnya sekitar 20%. Ini bisa membuat harganya akan efektif lebih murah,” jelasnya.

Madjid menjelaskan, dia pun mengimbau kepada para pedagang dan pengusaha agar secara bijaksana menurunkan harga jual barangnya, jika wacana ini terealisasi. Dan juga, masyarakat harus jeli serta kritis bila ada kenaikan harga barang.

“Karena biaya transportasinya yang lebih murah, maka sangat diimbau untuk menurunkan harga bagi para pengusaha,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Komentar

News Feed