Antisipasi Kemacetan Arus Mudik, Muspika Lemahabang Larang Pedagang Berjualan di Bahu Jalan

- Redaksi

Senin, 4 Juni 2018 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Jelang arus mudik tahun 2018, Muspika Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon mengantisipasi kemacetan di beberapa titik rawan macet, seperti di Perempatan Cipeujeh, Pasar Lemahabang, serta Pasar Karang Sembung. Hal tersebut dilakukan dengan melarang para pedagang berjualan di bahu jalan dan trotoar yang merupakan hak pejalan kaki.

Tidak tanggung-tanggung, Polsek Lemahabang menerjunkan 25 petugas yang dibantu 6 petugas dari Polsek Karangsembung untuk menertibkan dan mengawasi titik rawan macet di jalur Sindanglaut-Pabuaran.

Kapolsek Lemahabang AKP Sentosa Sembiring menjelaskan, jika Muspika Kecamatan Lemahabang sudah melakukan rapat koordinasi dalam mengantisipasi arus mudik di jalur Sindanglaut, di mana ada 3 titik rawan kemacetan.

“Kami sudah berkordinasi dengan Camat Lemahabang dan para Kuwu, khususnya Kuwu Lemahabang Kulon dan Kuwu Lemahabang, di mana Polsek dibantu Pemerintah Desa akan merelokasi para pedagang yang berjualan di bahu jalan ke dalam komplek Alun-Alun Lemahabang, agar arus mudik tidak macet oleh para pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan dan trotoar,” jelasnya saat ditemui awak media di Polsek Lemahabang, Senin (4/6).

Baca Juga :  Jaga Kestabilan Harga Pangan Jelang Ramadhan, KPwBI Cirebon Gelar Pasar Murah dan Mini Expo UMKM WUBI

Masih menurut Sembiring, Polsek Lemahabang akan membuka posko di pertigaan Cipeujeh dan menerjunkan 25 personil, dan dibantu juga 6 personil dari Polsek Karangsembung yang akan dimulai pada tanggal 7 Juni, sekaligus Oprasi Ketupat 2018.

“Kami akan mulai pada 7 Juni sekaligus dalam Operasi Ketupat. Selain membuka posko, kami juga akan menertibkan para pedagang yang memacetkan jalan di titik-titik rawan macet,” terangnya.

Ditambahkan Sembiring, dia mengimbau pada masyarakat agar tidak menutup akses jalan arah Kecamatan Astana Japura, karena pada tahun sebelumnya pedagang berjualan di jalan. Selain itu, masyarakat diimbau agar waspada terhadap tindak kejahatan pencopetan di area pasar.

Baca Juga :  1.2 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan berbelanja ke pasar agar waspada, karena sudah ada laporan yang masuk tindak kejahatan pencopetan di area pasar. Selain itu, khusus pada para pedagang dilarang menutup akses jalan di Pasar Lemahabang Kulon yang menuju ke Kecamatan Astana Japura,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 12:17 WIB

Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !