Aneh, RAB Bestek Ditolak Cipta Karya Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Selasa, 27 Maret 2018 - 18:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sekretaris Desa Sarajaya dan Desa Sigong Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon dibuat geleng-geleng Kepala, setelah pengajuan RAB Bestek program Dana Bantuan Gubernur Jawa Barat ditolak oleh Kepala Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon pada hari Senin (26/3) kemarin.

Penolakan tersebut dengan alasan harus dibuat oleh Pihak Cipta Karya dengan biaya Rp 1 juta per desa, agar bisa lolos dari verifikasi oleh dinas terkait.

Menurut Sekretaris Desa Sarajaya berinisial S menjelaskan, kedatangan rombongan Sekdes Dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Lemahabang dan Kecamatan Karangwareng ke Dinas Cipta Karya untuk meminta verifikasi proposal pengajuan RAB Bestek Dana Bantuan Gubernur 2018, ternyata ditolak.

“Pihak Kabid Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon menolak RAB Bestek. Ketika pengajuan ditolak dan alot solusi, yang bisa lolos atau di-ACC harus pihak dari Dinas Cipta Karya dengan biaya Rp 1 juta per desa,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (27/3).

Padahal, lanjutnya, dari dua Kecamatan Lemahabang dan Karangwareng sebetulnya sudah memberikan uang Rp 100 ribu per Desa untuk meminta verifikasi dari Cipta Karya. Namun tetap saja ditolak.

Baca Juga :  Pemdes Lambangsari Sediakan Ambulan  Untuk Warga

Sedangkan menurut salah satu petugas PDTI yang namanya enggan disebutkan mengatakan, penolakan tersebut dikarenakan rumit dan terlalu tingginya standar perencanaan yang diminta oleh Dinas Cipta Karya Kabupaten Cirebon.

“Kemampuan perangkat desa kan terbatas untuk masalah teknik. Kalau pun perencanaannya harus beli, berarti kan mau tidak mau dana Bantuan Provinsi terpakai yang notabenenya dana harus terserap tepat sasaran pada masyarakat,” jelasnya saat dihubungi via WhatsApp.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bekasi Launching Pembayaran Pajak Daerah Melalui VA dan QRIS

Kemarin pun, lanjutnya, para perangkat desa yang mengajukan ke Dinas Cipta Karya Kabupaten Cirebon seolah digiring agar yang membuat perencanaannya oleh orang dinas tersebut. Menurut desas-desus, memang sudah ada desa lain yang minta dibuatkan perencanaannya dan di-ACC, tapi untuk tarif pembuatan gambar rencana tersebut 1 juta.

“Kurang lebih begitu fakta yang saya tahu. lebih jelasnya nanti saya bisa fasilitasi untuk wawancara ke para perangkat desa yang sudah berkali-kali asistensi ke dinas, tapi masih belum di-ACC dan berbelit-belit,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB