Akibat Sering Razia HP, Napi Lapas Kesambi Rusuh

- Redaksi

Rabu, 21 Maret 2018 - 17:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ratusan narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kesambi Kota Cirebon melakukan aksi rusuh dengan pelemparan batu ke petugas lapas, Rabu (21/3) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Aksi tersebut dipicu sebagai bentuk protes karena setiap hari dirazia alat komunikasi atau handphone (HP).

Baca Juga :  Satlantas Polres Cirebon Kota Bagikan Takjil Gratis kepada Pengendara Tertib Lalu Lintas

Berbagai fasilitas di dalam lapas, seperti CCTV, tak luput dari sasaran amukan para napi. Karena itu, ratusan aparat kepolisian dikerahkan untuk membantu mengamankan aksi massa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya kejadian ini, Kalapas Kelas I Kesambi Heni Yuwono mengatakan bahwa pihaknya siap mengurangi jumlah razia. Dari semula razia dilakukan hampir setiap hari menjadi enam atau lima kali.

Baca Juga :  Adang Juhandi Angkat Bicara Soal Nasdem Mencabut Dukungan dari PDIP Kabupaten Cirebon

“Kami memang punya kewajiban untuk melakukan razia namun mereka meminta jumlahnya dikurangi. Kondisinya sekarang sudah membaik dan tadi ada enam perwakilan yang ikut pertemuan,” ungkap Heni usai menenangkan narapidana yang sempat mengamuk.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan: Peran Media Sangat Penting di Era Covid-19 Agar Masyarakat Paham

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB juga mengatakan bahwa situasi mulai aman. Nanti akan dikomunikasikan solusinya agar narapidana mendapat hak berkomunikasi tapi tentunya terbatas.

“Kami akan tempatkan beberapa personil hingga 1 X 24 jam,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Berita Terbaru