RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ratusan narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kesambi Kota Cirebon melakukan aksi rusuh dengan pelemparan batu ke petugas lapas, Rabu (21/3) siang sekitar pukul 11.30 WIB.
Aksi tersebut dipicu sebagai bentuk protes karena setiap hari dirazia alat komunikasi atau handphone (HP).
Berbagai fasilitas di dalam lapas, seperti CCTV, tak luput dari sasaran amukan para napi. Karena itu, ratusan aparat kepolisian dikerahkan untuk membantu mengamankan aksi massa tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan adanya kejadian ini, Kalapas Kelas I Kesambi Heni Yuwono mengatakan bahwa pihaknya siap mengurangi jumlah razia. Dari semula razia dilakukan hampir setiap hari menjadi enam atau lima kali.
“Kami memang punya kewajiban untuk melakukan razia namun mereka meminta jumlahnya dikurangi. Kondisinya sekarang sudah membaik dan tadi ada enam perwakilan yang ikut pertemuan,” ungkap Heni usai menenangkan narapidana yang sempat mengamuk.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB juga mengatakan bahwa situasi mulai aman. Nanti akan dikomunikasikan solusinya agar narapidana mendapat hak berkomunikasi tapi tentunya terbatas.
“Kami akan tempatkan beberapa personil hingga 1 X 24 jam,” pungkasnya.(Juf/RJN)









