Adiwiyata 2025: Bekasi Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi bersama Tim Penilai Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) resmi memulai verifikasi lapangan terhadap 37 sekolah yang mengikuti program CSAK tahun 2025.

Ketua Tim Bidang Penataan dan Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi, Wowo Fadillah, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah melengkapi persyaratan administrasi secara daring melalui akun Google Drive masing-masing sekolah.

“Bagi sekolah yang berhasil menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dengan capaian nilai minimal 70 persen, akan ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten,” ungkap Wowo di Kantor DLH, Kompleks Pemkab Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program CSAK tidak hanya menilai dari sisi administratif, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan perwujudan lingkungan sekolah yang asri dan berbudaya lingkungan. DLH menggandeng berbagai sektor, termasuk Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Bappeda, hingga mitra perusahaan seperti HPAI untuk mendukung inisiatif ini.

Baca Juga :  Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak

Verifikasi lapangan dilakukan berdasarkan enam aspek utama, yaitu:

  1. Konservasi air
  2. Sanitasi bersih
  3. Konservasi energi
  4. Pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
  5. Penanaman dan pemeliharaan pohon
  6. Inovasi lingkungan
Baca Juga :  Bupati Bekasi Ade Kuswara Tinjau Lokasi Banjir di Sukamanah: “Tindakan Cepat dan Nyata di Lapangan Harus Dilakukan”

Dari 37 sekolah peserta CSAK 2025:

  • 11 sekolah adalah jenjang Sekolah Dasar (SD)
  • 13 sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • 8 sekolah jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)
Baca Juga :  Potensi Amblas, Wali Kota Sidak Jembatan 0 Rawalumbu

Program ini diharapkan dapat menciptakan peserta didik yang peduli terhadap lingkungan, serta memperkuat budaya bersih, sehat, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan Kabupaten Bekasi. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tak Disangka! Perpustakaan SDN Wanasari 01 Cibitung Berubah Total, Dorong Literasi Siswa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WIB

Tak Disangka! Perpustakaan SDN Wanasari 01 Cibitung Berubah Total, Dorong Literasi Siswa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !