Disdukcapil Kab Cianjur, Ketersediaan Bangko KTP Sudah Bukan Masalah Utama Lagi

- Redaksi

Kamis, 11 Januari 2018 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cianjur – Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur menyatakan ketersediaan blangko KTP sudah bukan masalah utama lagi, Rabu (10/1/2018) kemarin.

Hal ini terjadi karena pasokan bangko dari Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) sudah tidak mengalami persoalan seperti tahun 2017 kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (Piak) Dundi Syahroni mengatakan saat ini pelayanan untuk kepentingan masyarakat Cianjur dalam hal dokumen Kependudukan bisa lebih dimaksimalkan.

Baca Juga :  Janji Para Caleg Jabar Saat di Diskusi Rujuk

“Alhamdulillah, sekarang tidak Ada lagi kuota – kuotaan. Setiap habis blanko KTP, tinggal laporan ke Kemendagri lalu pasokanpun datang,” katanya.

Dundi menyatakan pencapaian target Disdukcapil sendiri sebilang memuaskan. Target perekaman data e-KTP saja yang sedikit kurang mencapai target. Sedangkan untuk target kepemilikan Akta Kelahiran melampaui dari yang ditargetkan.

Baca Juga :  di Era Modern, Kuwu Berangkat Kerja Naik Sepada Onthel

“Akta itu dari target 85%, bisa direalisasikan 89%. Surplusnya 4%,” ungkapnya.

Menurutnya, sekarang ini pihak dinas tidak lagi memberlakukan daftar tunggu untuk pencetakan e-KTP. Semuanya bisa langsung dilayani dengan segera.

“Paling hanya waktu kerja sudah datang, baru kita minta datang kembali esok harinya,” ucapnya.

Baca Juga :  Tantan Rusnandar: Pelayanan Pembuatan E-KTP di Tingkat Pemerintah Daerah Sudah Sesuai Prosedur

Sedangkan Deni (35) warga Kecamatan Karangtengah meminta kejelasan dalam hal batas waktu penggunaan Surat Keterangan (Suket).

Persoalan ini, menurutnya Deni, menjadi penting untuk kejelasan masyarakat pemegang Suket yang hendak memiliki blanko e-KTP.

“Memiliki e-KTP itu, bagi masyarakat lebih afdol daripada memegang Suket. Makanya Disdukcapil wajib menjelaskan ya,” pungkasnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami