Kabupaten Cirebon Targetkan UNBK 2018 Merata di Tiap Sekolah

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2017 - 18:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tahun 2018 nanti akan merata di setiap sekolah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten melalui DPRD Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan semuanya dari mulai SMP.

Menurut Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Bejo Kasiono, tahun 2018 nanti semuanya akan diperlakukan rata. Sekolah-sekolah yang tadinya masih bergabung dalam pelaksanaan UNBK di sekolah lain, akan bisa melaksanakannya secara mandiri di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Klik, Foto, Jual! Bekasi Cetak UMKM Digital Andal Lewat Pelatihan Shopee

“Kita lakukan ini supaya ada persamaan perlakuan. Insya Allah 2018 akan merata semuanya,” jelasnya saat ditemui awak media usai kunjungan ke UPT Puskesmas Sidamulya, Astanajapura, Kabupaten Cirebon hari Kamis (14/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk permasalahan iuran, Bejo menjelaskan bahwa hal itu adalah kesepakatan yang dilakukan antara wali murid, pihak sekolah, dan komite sekolah. Ada aturannya juga asalkan masih sesuai dengan Permendikbud.

Baca Juga :  Saka Bhayangkara Polres Metro Bekasi Ikut Serta Pengamanan Arus Mudik Lebaran

“Yang namanya iuran itu bukan berarti rata, tetapi variatif. Itu berdasarkan keikhlasan dan kemampuan dan tidak ada unsur pemaksaan di situ. Karena, semuanya sudah disepakati saat rapat bersama para wali murid tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Segera Luncurkan RKPD Online Hasil Penyempurnaan

Lanjut Bejo, dengan adanya iuran tersebut, juga akan kembali untuk dunia pendidikan. Karena, tanggung jawab pendidikan juga sebenarnya bukan hanya dari pemerintah saja, tapi orang tua dan lingkungan juga berperan serta.

“Tanggung jawab pendidikan itu tanggung jawab bersama, keluarga, sekolah, dan pemerintah,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB