Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mempertegas komitmennya dalam dua sektor strategis: pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi dan penguatan kapasitas komunitas dalam menghadapi perubahan iklim. Dua kegiatan besar digelar bersamaan hari ini, mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kota yang tangguh secara ekonomi dan lingkungan.
Digital Marketing Training: UMKM Bekasi Bersiap Hadapi Era Digital
Bertempat di Aula Rajawali BBPVP Bekasi, Pemkot Bekasi bersama Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Bekasi, Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja dan Industri (FKLPI), dan BBPVP Bekasi menggelar pelatihan digital marketing kolaboratif bersama Shopee. Acara ini menyasar pelaku UMKM lokal agar lebih siap bersaing di era pemasaran digital.
Peserta mendapatkan pelatihan intensif dari Annisa Destiana, SME Development dari Shopee, tentang berbagai strategi pemasaran digital seperti fotografi produk, copywriting, optimalisasi Shopee Live, dan pembuatan akun bisnis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden IMA Chapter Bekasi yang juga EVP PT. Pegadaian, Ferry Hariawan, menyampaikan urgensi pelatihan ini dalam konteks ekonomi digital.
“Di era digital saat ini, kemampuan memasarkan produk secara online sangat krusial. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali pelaku UMKM dengan keterampilan praktis agar mampu memanfaatkan platform digital, khususnya Shopee, demi kesuksesan yang lebih besar,” ujar Ferry.
Acara yang juga didukung oleh Pegadaian, Finatra-FIF Group, BRILife, BPJS Ketenagakerjaan, dan pelaku usaha seperti Indocafe hingga Le Difia Bakery ini turut menyuguhkan sesi literasi keuangan dan informasi proteksi sosial.
Kehadiran Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Rita Hartati, menegaskan dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM.
“Platform digital seperti Shopee dan media sosial adalah jembatan utama bagi UMKM untuk menjangkau konsumen lintas kota bahkan negara. Pelatihan ini diharapkan membuat UMKM Bekasi lebih kompetitif di pasar digital,” ujarnya.
Puncaknya, IMA Chapter Bekasi mengumumkan penyelenggaraan IMA UMKM Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada UMKM berprestasi di Kota Bekasi.
Workshop ProKlim 2025: “Siaga Iklim di Rumahku” di Bekasi Utara
Masih di hari yang sama, semangat membangun ketangguhan iklim digaungkan dalam Workshop Program Komunitas Untuk Iklim (ProKlim) yang digelar di Taman Edukasi Perwira, Kelurahan Perwira, Bekasi Utara.
Sebanyak 125 peserta dari RW, komunitas lingkungan, dan sekolah berbudaya lingkungan mengikuti pelatihan bertema “Siaga Iklim di Rumahku: Strategi Proklim untuk Ketahanan Lokal.”
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yudianto, menegaskan pentingnya gerakan lingkungan berbasis komunitas:
“Proklim bukan hanya program, tapi gerakan kolektif dari rumah ke rumah demi menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi kini dan nanti,” tegasnya saat membuka acara.
Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan sampah organik dan anorganik, kreasi produk dari sampah, hingga penguatan kelembagaan Proklim. Inovasi menjadi sorotan dengan sesi praktik daur ulang kreatif, memicu semangat kewirausahaan ramah lingkungan di tengah masyarakat.
Workshop ini menjadi langkah strategis membangun sinergi lintas sektor demi Kota Bekasi yang tidak hanya bersih dan sehat, namun juga tangguh terhadap perubahan iklim.
“Kami harap peserta menjadi agen perubahan lingkungan di wilayahnya masing-masing,” kata seorang fasilitator. (*)









