Rayakan Milad Ke-19, SNT Komitmen Jaga dan Perjuangkan Hak Nelayan

- Redaksi

Kamis, 24 Januari 2019 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Sekitar 1.200 undangan menghadiri perayaan milad atau hari jadi ke-19 Serikat Nelayan Tradisional (SNT) di halaman Sekretariat SNT yang berlokasi di kawasan BTN Nelayan, Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Kamis (24/1/2019).

Sebagai organisasi yang mewadahi nelayan tradisional seluruh Indonesia, SNT komitmen terhadap kelangsungan dan kesejahteraan para nelayan, termasuk di Kabupaten Indramayu. Untuk diketahui terbentuknya SNT sendiri berawal saat nelayan kecil mengalami penggusuran di teluk Jakarta, tepatnya di Muara Kaliander, Jakarta Utara.

Dalam Milad ke-19 ini, SNT juga mengukuhkan kepengurusan SNT Cabang Indramayu serta deklarasi dukungan kepada capres/cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Ketua Presidium SNT, Kajidin dalam sambutannya menuturkan, tepatnya pada 24 Januari 2000 silam, pihaknya membutuhkan organisasi sebagai payung hukum dalam memperjuangkan kepentingan nelayan, walau hingga saat ini masih belum secara maksimal diakui keberadaannya.

“Kenapa kami bentuk organisasi, karena organisasi ini satu-satunya yang dipercaya oleh nelayan, dimana saat itu untuk memperjuangkan dan menolak atas kebijakan maupun tindakan yang berkaitan dengan nelayan. Anti alat tangkap yang merusak lingkungan. Karena berdampak pada kelangsungan hidup para nelayan,” tegasnya yang disambut riuh para nelayan yang hadir.

Baca Juga :  Harper Cikarang Berikan Diskon Kamar 25 Persen

Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah saat ini, karena telah melarang penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan. “Kami berterima kasih kepada ketegasan pemerintahan saat ini, yaitu Menteri Susi Pudjiastuti atas aturan larangan penggunaan alat tangkap itu,” ucapnya.

Masih dikatakan Kajidin, organisasi SNT sendiri terbentuk untuk mesejajarkan hak-hak hidup nelayan, agar bisa meraih pendidikan seperti masyarakat pada umumnya. “Kami yakin bahwa, pemerintah tidak ada niatan sedikitpun untuk, membuat sebuah pemerintahan yang tidak adil dan beradab,” tandasnya.

Baca Juga :  Jasa Marga Perpanjang Contraflow Mulai Dari Km 36+800 s.d Km 61 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPL Mina Sumitra Darto; anggota DPR-RI Komisi V Daniel M Syafiudin; Ketua Fraksi Golkar DPRD Indramayu, Syaefudin; tokoh muda Indramayu, Hilal Hilmawan; Ketua HNSI Indramayu Dedi Aryanto serta anggota dan tokoh masyarakat nelayan lainnya dari berbagai wilayah di Indramayu.(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Berita Terbaru