Usulan Terhadap Mochtar Mohamad Ditentang LRJ Kota Bekasi

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2017 - 18:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Pengusulan terhadap Mochtar Mohamad sebagai calon tunggal Kepala Daerah oleh PDI Perjuangan untuk maju pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang mendapat pertentangan dari Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi.

Ketua Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi, Anton Sutandar menyayangkan keputusan DPC PDIP Kota Bekasi atas keputusan tersebut.”Saya rasa ini bukan keputusan yang benar. Masih banyak kader PDIP lain yang belum terstigma mantan narapidana,” ujarnya.

Diketahui, Mochtar Mohamad merupakan mantan Wali Kota Bekasi yang pernah menjadi narapidana korupsi yang di vonis 6 tahun penjara oleh Mahkaamah Agung pada tahun 2012 lalu.

“Keputusan mengusung Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal sangat jelas tidak senafas dengan jalan perubahan Presiden Jokowi dengan REVOLUSI MENTAL yang menjadi road map pemerintahannya,” tuturnya.

Lanjutnya, Seperti diketahui PDIP Perjuangan melalui Ketua Umum Megawati Soekarno Putri selalu menegaskaan di setiap pidatonya bahwa kader yang terlibat dengan korupsi akan diberhentikan dengan tidak hormat hal tersebut merupakan sebagai Nawacita yang menjadi tujuan bernegara.

Baca Juga :  Amal Kamaludin Pindah Nasdem, Firman: Hanura Enggak Rugi 

“Keputusan PDIP Kota Bekasi tak senafas dengan revolusi mental Jokowi. Ini akan menjadi citra buruk juga untuk PDIP di Pilkada 2018 dengan mengusung mantan narapidana korupsi,” tuturnya.

“Oleh karenanya saya mengharap agar DPP PDI Perjuangan dapat melihat dengan cermat atas apa yang usulkan oleh DPC PDIP Kota Bekasi. Karena hal tersebut akan dapat menciderai hati dan nurani publik secara luas khususnya warga Kota Bekasi dan pastinya juga akan berdampar buruk kepada citra PDIP,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Kembali Pertahankan Opini WTP Ke 4 Kalinya

Lanjutnya, sebagai relawan Jokowi yang selama ini dekat dan bersimpati terhadap partai, maka dirinya sangat menyayangkan jika PDIP merekomendasikan mantan Narapida Koruptor.

“Keputusan itu harus dikaji ulang agar citra PDIP tidak dicederai hanya karena sahwat seseorang ingin maju di Pilkada,” tandasnya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 57 Kasus, 74 Tersangka dan Puluhan Ribu Obat Keras Disita
190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Kemenkeu Jabar Lelang 123 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp24,72 Miliar
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:09 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 57 Kasus, 74 Tersangka dan Puluhan Ribu Obat Keras Disita

Rabu, 23 September 2026 - 09:23 WIB

190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata

Selasa, 22 September 2026 - 22:24 WIB

Kemenkeu Jabar Lelang 123 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp24,72 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 16:34 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Berita Terbaru