JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Indonesia Skills Competition (InaSkills) 2026 sebagai upaya menjaring tenaga kerja terampil dan mempersiapkan talenta muda Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional.
Kompetisi tersebut resmi dibuka Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Ajang ini menjadi salah satu tahapan untuk menyeleksi peserta potensial yang akan dipersiapkan mengikuti kompetisi WorldSkills tingkat ASEAN, Asia, hingga dunia.
Yassierli berharap InaSkills 2026 dapat melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia melalui kompetisi keterampilan kerja internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari sinilah saya berharap Indonesian Skills Competition (InaSkills) dapat menghasilkan calon-calon juara baru, calon-calon kebanggaan bangsa yang baru,” kata Yassierli.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, terdapat lima bidang kompetensi utama yang dipertandingkan, yakni Air Conditioning, Industrial Automation (IoT), Hotel Reception, Mechanical Engineering, dan Internet of Things.
InaSkills 2026 melibatkan 90 peserta. Sebanyak 50 peserta mengikuti lima bidang kompetisi utama, sementara 40 peserta lainnya berpartisipasi dalam bidang eksibisi Micro Soldering.
Yassierli menyebut Indonesia memiliki rekam jejak positif dalam kompetisi keterampilan kerja internasional. Indonesia pernah meraih gelar juara umum WorldSkills tingkat ASEAN pada 2012 dan 2023.
Sementara di tingkat Asia, Indonesia menempati posisi ketiga pada kompetisi 2023 di Abu Dhabi. Dalam ajang tersebut, Indonesia membawa pulang tiga medali emas, tiga medali perak, dua medali perunggu, serta satu medallion for excellence.
Melalui InaSkills 2026, Kemnaker berharap semakin banyak tenaga kerja muda Indonesia memiliki kompetensi dan daya saing untuk menghadapi persaingan global.
“Jadilah yang terbaik, maka selanjutnya kalian akan dikirim untuk bersaing pada level Asia Tenggara dan seterusnya,” ujar Yassierli.
(*)






















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.